Berita

prof. yusril ihza/net

Prof. Yusril Yakin Kadernya Mampu Pimpin Mahkamah Konstitusi

JUMAT, 01 NOVEMBER 2013 | 19:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hamdan Zoelva dinilai akan mampu memimpin Mahkamah Konstitusi dengan cara-cara terbaik sesuai kapasitas dan kemampuannya. Bekas politikus Partai Bulan Bintang (PBB) itu merupakan sosok cerdas dan obyektif, dan dia sangat jujur.

Penilaian itu disampaikan Ketua Majelis Syuro PBB Prof. Yusril Ihza Mahendra saat dimintai pendapat atas pemilihan Hamzan Zoelva sebagai Ketua MK.

"Saya mengenalnya sejak dia mahasiswa. Walau Hamdan pernah jadi anak buah saya dan salah satu mantan kader PBB, saya yakin Hamdan akan berbuat obyektif dan tidak memihak pada siapapun kecuali memihak pada hukum dan keadilan," ujar Yusril dalam pesan singkat kepada Rakyat Merdeka Online, (Jumat, 1/11).


Pakar hukum tata negara ini menyebut, PBB punya beberapa kader yang pernah memimpin lembaga hukum yang semuanya bekerja dengan baik tanpa cela sampai akhir masa jabatan.

Misalnya, Bagir Manan, bekas Ketua Mahkamah Agung dan almarhum Rifyal Ka'bah, yang juga pernah jadi Hakim MA. Lalu ada Abdul Rachman Saleh, bekas Jaksa Agung. Sementara itu, di MK, selain Hamdan Zoelva juga ada kader PBB yang pernah jadi hakim di lembaga pengawal konstitusi itu. Yaitu, Muktie Fadjar.

Hamdan, jelas Yusril, satu-satunya mantan kader PBB yang masih aktif di lembaga hukum. Dia yakin Hamdan obyektif, jujur dan tidak memihak siapapun kecuali konstitusi, hukum dan keadilan.

"Dimanapun PBB menyediakan kader yang terbaik untuk jabatan apapun. Mereka tidak pernah korupsi, makan suap dan perbuatan tercela lainnya," demikian mantan Mensesneg dan Menkum HAM yang saat ini tengah dirawat RSPAD Gatot Soebroto ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya