Berita

Bambang Soesatyo/net

Bambang Soesatyo: Keluarga Harus Klarifikasi Dimana Bu Pur

RABU, 30 OKTOBER 2013 | 19:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Harus ada pihak yang mengklarifikasi isu tentang kaburnya Sylviana Sholehah atau Bu Pur. Pihak yang paling kompeten untuk melakukan klarifikasi tentu saja keluarga Bu Pur.

"Klarifikasi ini ada urgensinya, karena berkait dengan citra Cikeas. Tidak elok jika isu tentang menghilangnya istri Karumga Cikeas dibiarkan berkembang terus," ujar Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (30/10).

Sylvia Soleha alias Bu Pur belum dicegah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meski beredar informasi Ia saat ini sedang bepergian ke luar negeri. Bu Pur yang disebut istri dari Kepala Rumah Tangga Cikeas, Kombes Purnomo D Rahardjo ini diduga berperan mempertemukan pimpinan proyek Hambalang dengan sejumlah rekanan.


Menurtnya, kalau tidak segera diklarifikasi, masyarakat akan beranggapan bahwa Bu Pur berniat menyembunyikan sesuatu, atau takut berhadapan dengan penegak hukum. Anggapan seperti ini kata Bambang akan ikut merusak citra Cikeas. Padahal, Bu Pur sendiri belum pernah dipanggil atau diperiksa KPK dalam kasus Hambalang.
 
Sepengetahuan politisi Partai Golkar ini Bu Pur belum dicekal oleh pihak berwajib, walaupun namanya sudah dikait-kaitkan dalam kasus Hambalang. Karena tidak dicekal, publik tidak bisa menuduh yang bersangkutan melarikan diri atau kabur keluar negeri. Bu Pur tentu saja memiliki hak bepergian kemana pun sebagaimana warga negara lainnya. Sebelum dinyatakan dicekal.

Walaupun nama Bu Pur dikaitkan dalam kasus Hambalang, siapa pun tidak bisa memaksa KPK untuk mempersoalkan status hukumnya. Misalnya, mendorong KPK mencekal Bu Pur. Sebab, mencekal seseorang harus dilandasi pertimbangan hukum. "Seperti halnya Bunda Putri, sepak terjang Bu Pur pun sudah menjadi pergunjingan publik, akhir-akhir ini," ungkapnya.

Namun tambah Bambang, pergunjingan itu tidak cukup untuk dijadikan alasan melarang atau mencekal para bunda istana itu ke luar negeri. "Kita tunggu saja langkah KPK dalam menjawab keingintahuan publik dalam mengungkap keterlibatan dan peran para bunda itu," demikian Bambang. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya