sutrisno/net
sutrisno/net
Menurut Sutrisno memberi contoh, di Hari Sumpah Pemuda ini, ada sekitar 1.000 siswa di SMAN I Majalengka memainkan angklung raksasa. Angklung ini dibuat oleh siswa sendiri, dengan menggunakan bahan kayu bambu yang juga asli ditanam dan tumbuh di Majalengka. Sebagai strategi kebudayaan, ada dua target di balik pentas angklung ini.
"Pertama, sebagai bagian dari cara untuk menarik wisatawan ke Majalengka. Hal ini untuk menjawab pertanyaan, setelah Majalengka punya bandara, lalu ada wisatawan datang, lalu apa yang bisa dilihat dari Majalengka. Nah, kita kembangkan kebudayaan kita sendiri," kata Bupati Majelangka, Sutrisno, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 28/10).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39
Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01