Kondisi Indonesia saat ini sudah lampu kuning karena ada pekermbangan yang merisaukan. Sumber daya alam (SDA) yang luar biasa tidak lagi dikuasai negara untuk rakyat, tapi sudah dijarah melalui tameng eksploitasi. Dalam kondisi ini, SDA tidak diberikan untuk kemakmuran rakyat tapi untuk kepentingan bisnis semata.
Begitu kata Ketua Umum Partai Hanura Wiranto saat menghadiri acara tahunan Seren Taun bertajuk "Berdaulat dalam Kebudayaan dan Berdikari dalam Tata Kelola Sumberdaya Alam" yang diadakan di Desa Cigugur, Kuningan, Sabtu (26/10). Acara ini juga dihadiri oleh sesepuh masyarakat adat Kuningan Kanjeng Pangeran Jatikusuma.
"Di Kalimantan batu baranya kaya tapi di daerah penghasilnya kekurangan listrik. Sudah lampu kuning, karena walaupun saat ini SDA belum habis namun jika suatu saat nanti SDA habis dan kita belum cerdas maka kita hanya gigit jari," kata dia dalam rilis yang diterima redaksi sesaat lalu (Minggu, 27/10).
Menurutnya, kedepan dalam dunia modern manusia tidak hanya mengandalkan SDA saja, tapi kecerdasan yang tak akan habis. Untuk itu, lanjut Wiranto, acara Seren Taun ini walaupun mungkin tidak bisa mempengaruhi kebijakan pimpinan nasional, namun bisa menyebarkan kesadaran bahwa SDA kita sudah hampir habis jadi kita harus menggenjot kualitas SDM agar SDA bisa dioptimalkan menggunakan kecerdasan.
"Indonesia kedepan harus memiliki kepemimpinan tidak hanya pandai tapi juga pengalaman dan berhati nurani yang bersih, luhur, jujur, dan ikhlas. Sehingga hingga melihat rakyat bukan sebagai bawahan tapi yang harus dilindungi dan dilayani," ujar calon presiden dari Hanura tersebut.
Sementara itu, tokoh masayarakat adat Kuningan Kanjeng Jatikusumi merasa diapreasiasi oleh Wiranto. Pasalnya, mantan Jenderal itu meu menyempatkan hadir menyaksikan persiapan upacara Seren Taun secara langsung. Upacara adat ini sendiri telah berlangsung beratus tahun sebagai tanda syukur kehadapan Tuhan atas anugerah sumber daya alam yang diberikan.
Pada acara itu Wiranto diberikan ikat kepala adat sunda berlambang Kujang sebagai tanda kekerabatan dengan masyarakat Sunda. Dalam kunjungannya ke Kuningan, Wiranto didampingi jajaran Pimpinan Partai Hanura seperti Ketua Fraksi Hanura Syarifudin Sudding, anggota DPR RI Fraksi Hanura Erik SatyaWardhana, Ketua DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi dan Ketua Bidang IT Hanura M. Fariza Irawady.
[ian]