Berita

li na

Olahraga

Jelena Ditekuk Wakil Dari Asia

WTA Tour Championship 2013
SABTU, 26 OKTOBER 2013 | 09:05 WIB

Kebahagiaan Jelena Jancovic meredup setelah dikalahkan wakil dari Asia Li Na di ajang WTA Tour Championship di Istambul, kemarin.

Sebelumnya, secara mengejutkan Jancovic mengalahkan Victoria Azarenka. Kini dia harus mengikuti langkah Azarenka yang tersingkir dari turnamen.

Namun, Li Na harus menguras keringat lebih banyak untuk mengandaskan petenis asal Serbia itu hingga skor akhir menjadi 6-3, 2-6, 6-3.


Li Na mengawali permainannya dengan sulit di set pertama. Meski begitu, dia mampu membungkus kemenangan 6-3 dalam waktu 42 menit. Di set kedua Li Na, makin kerepotan menghadapi Jankovic  yang menunjukkan perbaikan penampilan. Alhasil, Li Na berhasil dikalahkan dengan kedudukan  2-6.

Di set ketiga, Li Na bermain lebih baik. Dia mendapatkan pelajaran dari set pertama dan kedua hingga. Kemenangan ini memperlebar rekor kemenangan Li Na atas Jankovic menjadi 6-4.

Kemenanhan Li Na itu semakin dekat untuk menjadi petenis China pertama yang lolos ke semifinal turnamen unggulan WTA Tour.

Petenis tunggal China pertama yang memenangi gelar Grand Slam ini sekarang lebih bertenaga di lapangan. Jika hasil-hasil pertandingan lain nanti menguntungkan, otomatis LI Na dapat lolos terlepas dari apapun hasil pertandingan grup lainnya pada pertandingan selanjutnya.

Di laga lainnya, Serena Williams masih terlalu kuat buat lawannya Petra Kviota ketika keduanya bertarung di babak kedua turnamen WTA Championship. Tanpa mengeluarkan keringat banyak, petenis nomor satu dunia itu berhasil menyudahi perlawanan Kviota dengan kemenangan straight set 6-2, 6-3.

Kecepatan dengan konsentrasi pada serve Serena di set pertama mampu membuat bingung lawannya. Dia pun mengakhiri set pertama dengan kemenangan 6-2.

Di set kedua, lawannya asal Republik Ceko juga bangkit dan memberikan perlawanan. Namun Serena tampil konsisten sehingga sulit menemukan celah menaklukkannya.

Kemudian serve menyudut dan pukulan keras Kvitova secara konstan menghadirkan kerusakan baginya hingga dia pun mengurangi pukulan keras. Pukulan datar dilepaskan cukup membuat permainan yang menghibur dan sempat membuat Williams kebingungan mengejar bola.

Namun, hal itu hanya berlangsung selama 72 menit hingga akhir kemenangan Williams. Ini adalah kemenangan ketiga Williams di grupnya, sehingga ia memiliki waktu istirahat sehari sebelum mencari satu tempat di final saat berhadapan dengan runner up grup lain. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya