Berita

ilustrasi, motogp

Olahraga

Alasan Cuaca, Sesi Latihan Di Montegi Resmi Dibatalkan

SABTU, 26 OKTOBER 2013 | 09:28 WIB

Kabar buruk datang dari sirkuit Motegi, Jepang. Para pebalap yang sudah tak sabar menyicipi sesi latihan bebas pertama di sirkuit milik negeri Sakura itu harus gigit jari karena ada pembatalan mendadak karena alasan cuaca.

Race Direction menyatakan sesi latihan bebas pertama resmi batal digelar, baik untuk kelas Mot3, Moto2, dan MotoGP. Tak hanya sesi latihan pertama, bahkan sesi latihan bebas kedua pun resmi batal. Race Direction memutuskan sesi latihan bebas kedua sudah resmi dihapus dari jadwal.

Cuaca buruk cukup membuat Sirkuit Twin Ring Motegi berkabut hingga sulit dilalui untuk berkendara. Ditambah keadaan jalanan yang basah membuat keadaan semakin tak memungkinkan  menyelenggarakan sesi latihan bebas pertama. Kondisi ini tak hanya membuat daya pandang pebalap terganggu, tapi helikopter medis pun tidak berani terbang.


Dikutip dari situs resmi MotoGP, kabut yang turun di atas Sirkuit Motegi sebenarnya terbilang tipis. Namun karena sudah membatasi jarak pandang pebalap, maka sesi tersebut diputuskan dibatalkan.

Motegi menjadi balapan kedua di mana MotoGP musim ini mengalami kendala. Pekan lalu, di Phillip Island, Australia, ada insiden ban yang membuat Race Direction melakukan revisi balapan Moto2 dan MotoGP, yang berimbas pada didiskualifikasinya Marc Marquez dari balapan.

Marquez mengatakan, saat di Australia dia sudah mengincar gelar juara dunia, tapi akhirnya gagal. Kini Marquez tak ingin dihambat oleh apapun, termasuk cuaca.  "Kita punya dua balapan penting, jadi saya tidak ingin melihat hambatan dan ketakutan. Saya hadir untuk berjuang meraih kemenangan atau podium," kata Marquez dikutip  resmi MotoGP.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya