Berita

Ada yang Mau Menggembosi Konvensi Capres Demokrat

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 | 14:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat akan mengoptimalkan pelasanaan Konvensi sebagai jalan baru mencari pemimpin nasional. Infrastruktur PD di daerah akan memberi kesempatan yang sama kepada 11 capres untuk turun ke bawah bersama-sama menggerakkan mesin partai agar bisa berlari kencang.

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Dede Yusuf, menjelaskan, 11 peserta capres konvensi PD merupakan kader-kader terbaik bangsa yang harus diberi kesempatan menampilkan potensi dan gagasannya. Konvensi ini tidak dimaksudkan untuk menandingi capres dari partai lain yang lebih populis, melainkan proses seleksi dan rekrutmen politik yang merupakan salah satu fungsi parpol.

"Kami sadar juga ada upaya pembusukan terhadap kredibilitas konvensi seolah-olah sandiwara politik sehingga publik meragukan proses dan hasilnya," jelas Dede Yusuf dalam keterangannya, Jumat (25/10).


Karena itu, Dede Yusuf menegaskan SBY tidak memihak kepada salah satu capres. Beliau Demokrat sejati, bukan Demokrat kecengan. SBY memberi kesempatan yang sama kepada semua peserta. Menurutnya, hal itu sudah terbukti, dimana SBY tidak pernah memaksakan nama tertentu kepada kader PD.

"Jadi kami anggap justru ada pihak luar yang mungkin kuatir dan tidak nyaman dengan proses konvensi yang terbuka, fair dan transparan ini. Mungkin pihak luar itu kuatir PD akan bisa rebound jika konvensi ini sukses. Maka dari itu ada upaya dari mereka untuk membuat konvensi seolah tidak kredibel. Kami sudah terbiasa di-bully seperti itu, biar waktu yang membuktikan," demikian Dede Yusuf. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya