Berita

Wiranto: Butuh Pemimpin Kuat untuk Mengubah Indonesia Menjadi Lebih Baik

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 19:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia merupakan bangsa yang besar, dengan kekayaan dan juga aset yang sangat besat. Namun sayang, bangsa yang besar ini masih saja dililit beragam persoalan.

"Seandainya Indonesia ditunjang dengan manajemen pemerintahan ygan baik dan benar, Indonesia akan menjadi negara yg luar biasa. Namun kenyataannya ada jurang yang dalam antara tujuan nasional dengan kondisi nasional terkini," kata Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, dalam acara Diskusi Kebangsaan bertemakan "Dari Kampus Mencari Pemimpin Indonesia" di Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta (Kamis, 24/10)

Dalam acara yang diadakan oleh BEM Keluarga Mahasiswa UGM Bersama Pol Tracking Institute Centre for Democracy and Leadership Centre ini, Wiranto menyebutkan bahwa yang menjadi akar permasalahan adalah masalah kepemimpinan.


"Perubahan adalah tanggung jawab kepempinan, dan perubahan hanya bisa dilakukan dengan kepemimpinan yang kuat. Dan untuk membuat perubahan pemimpin harus mendengarkan rakyat, apa yang mereka inginkan," ujar Wiranto.

Masih banyaknya pemimpin yang tidak memiliki kompetensi sebagai pemimpin perubahan, lanjut Wiranto, disebabkan oleh berbagai hal. Diantaranya rekrutmen parpol yg lemah serta kurangnya pendidikan maupun pelatihan politik dari partai politik pada kadernya.

"Sehingga parpol gagal dalam membentuk pemimpinan yangg kapabel, karena dari awal sudah bermasalah, maka pemilu legislatif dan eksekutif bermasalah, politik uang masih menghantui dan bepengaruh," demikian Wiranto. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya