Berita

Tepis Hasil Survei, SBY Tegaskan Semua Kandidat Berpeluang Menangkan Pilpres

KAMIS, 24 OKTOBER 2013 | 09:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah lembaga survei sudah kerap mempublikasi temuannya tentang siapa yang kemungkinan menang dalam pemilihan presiden 2014 mendatang. Terkait hal itu, Presiden SBY mengingatkan, jangan sampai mengatakan seolah-olah tidak mungkin hasil Pilpres berbeda dengan hasil survei yang dipublikasikan sejumlah lembaga.

"Kita tidak tahu berapa pasang yang akan maju jadi capres, masih ada waktu 6 bulan. Mungkin ada perubahan-perubahan," jelas Presiden SBY seperti dikutip dari situs www.setkab.go.id pagi ini.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini tampaknya memang terus mengikuti perkembangan politik. Bahkan, dia memetakan figur-figur yang kemungkinan maju pada 2014 nanti.


"Sekarang ada tokoh populer tetapi prosesnya belum siap. Ada yang tidak populer, tapi kapabel. Ya disiapkan, ya yang populer apa yang harus dilakukan biar kapabel," tutur SBY, yang berbicara dalam silaturahmi dengan Pengurus PWI, tokoh-tokoh pers nasional, di Hotel Novotel, Banjar Baru, Kalimantan Selatan Rabu (23/10) sore,

Capres yang kapabel, mesti berikhtiar, mesti berkeringat,  jangan berharap mendapat kekuasaan jatuh dari langit. "Jadi, semua kandidat itu masih memiliki peluang," sebut SBY, sembari menegaskan, kekuasaan itu tidak bisa direbut tetapi harus didapat juga melalui proses yang panjang.

Terakhir, SBY meminta pers memberikan peluang bagi semua capres untuk diberitakan, sehingga rakyat bisa memilih yang terbaik. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya