Berita

rizal ramli

Resmi, Rizal Ramli Ketua Kadin Periode 2013-2018

Terpilih Secara Aklamasi di Munas VII
RABU, 23 OKTOBER 2013 | 19:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ekonom senior Rizal Ramli akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2013-2018 pada Munas VII Kadin Indonesia di Jakarta, Rabu (23/10).

"Sekali layar terkembang, pantang biduk kembali pulang," ujar Rizal Ramli dalam pidatonya sesaat setelah terpilih.

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid ini mengaku tidak bermimpi menjadi Ketum Kadin. Jangankan bermimpi, lanjut dia, terbayangkan sebelumnya pun tidak. Karenanya dia menganggap jabatan Ketum Kadin ini sebagai amanah dari para peserta Munas dan pengusaha di seluruh Indonesia untuk membawa Kadin menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi nasional.


Rizal Ramli berterima kasih atas dukungan teman-teman Kadinda, asosiasi, Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, dan juga panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan Munas hingga bisa berjalan sesuai dengan amanat UU No. 1/1987 tentang Kadin dan AD/ART Kadin.

"Mengutip pepatah Sulawesi Selatan, saya ingin menyampaikan sekali layar terkembang, pantang biduk kembali pulang. Kita akan fokus menjadikan Kadin sebagai wadah pengusaha yang bermartabat, berwibawa, dan disegani untuk Indonesia yang lebih baik," papar dia disambut tepuk tangan meriah peserta Munas.

Selain Ketua Umum, Munas juga memilih lima orang formatur. Mereka adalah Rizal Ramli selaku Ketum terpilih sekaligus ketua formatur, Oesman Sapta Odang mewakili pengurus Kadin sebelumnya, Azwir Dainy Tara mewakili unsur asosiasi, serta Nur Achmad Affandi dan Johnes Kennedy masing-masing mewakili Kadin Provinsi.

Munas VII Kadin Indonesia kali ini dihadiri 27 Kadinda Provinsi, 25 asoasi sebagai peserta penuh. Dengan demikian, Munas Kadin telah memenuhi ketentuan quorum seperti yang diatur dalam AD/ART. Munas juga diikuti sejumlah asosiasi dan pengurus Kadin Kabupaten/Kota selaku peninjau.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya