Berita

eva sundari/net

Ai Ping Jelaskan Dua Arah Baru Partai Komunis pada Politikus PDI Perjuangan

RABU, 23 OKTOBER 2013 | 08:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sesuai dengan amanat Kongres ke-18, ada dua arah baru Partai Komunis China saat ini. Pertama, meningkatkan keterampilan organisasi untuk melanggengkan kekuasaan dalam politik. Kedua, memperluas kegiatan partai di tengah masyarakat dengan moto melayani dan bekerja unuk masyarakat secara benar dan bersih.

"Dalam kaitan ini ketrampilan organisasi PKC untuk menangkap aspirasi dan kebutuhan masyarakat dan kemudian menuangkannya ke dalam kebijakan partai sebagai pedoman kerja bagi para kader merupakan titik krusial," kata Wakil Menteri Departemen Internasional PKC, Ai Ping, saat menerima delegasi PDI Perjuangan.

Berdasarkan penjelasan Ai Ping, kata politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 23/10), strategi baru PKC ini didasarkan pada temuan riset internal pra Konggres terkait kinerja para kader. Antara lain, kader bekerja tanpa inovasi, terlalu birokratis, dan tanpa ada etos perjuangan. Sementara pejabat partai mulai hidup bermewah-mewah.


"Temuan tersebut mendorong upaya untuk merevitalisasi ideologi. Kader-kader diingatkan bahwa pelayanan terhadap masyarakat merupakan indikator pelaksanaan ideologi," kata Ai Ping, sebagaimana disampaikan Eva. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya