Berita

ilustrasi/net

Elit PKC Ungkap Empat Bahaya yang Mengintai Partai di Depan Delegasi PDI Perjuangan

RABU, 23 OKTOBER 2013 | 08:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sudah 54 tahun Partai Komunis China (PKC) berkuasa di negeri Tirai Bambu. Kekuasaan yang begitu lama itu melahirkan empat bahaya bagi PKC sendiri.

Keempat bahaya itu, kata Wakil Menteri Departemen Internasional PKC, Ai Ping, adalah semangat kerja kader rendah, keterampilan memerintah yang mulai menurun, semakin berjaraknya dengan masyarakat yang dilayani, serta korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang menjadi-jadi.

Pernyataan Ai Ping ini disampaikan kepada delegasi PDI Perjuangan, yang berkunjung ke China dalam beberapa hari ini. Menurut politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 23/10), Ai Pang juga mengakui tantangan PKC berbeda dengan tantangan partai-partai di negara lain yang menggunakan sistem demokrasi.


Bila tantangan partai dalam sistem demokrasi adalah pemilu, maka tantangan PKC sebagai partai penguasa yang dijamin Konstitusi China adalah memastikan kaderisasi internal yang tepat. Maka pertarungan internal para kader ini merupakan perang sesungguhnya tiap lima tahun sekali.

"Xi Jinping, misalnya, berjuang memenangkan pertempuran selama 24 tahun di internal PKC, dari mulai pengurus ranting, distrik, provinsi, hingga menjadi sekjen PKC yang otomatis adala Presiden China," demikian Eva, mengutip pernyataan Ai Pang. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya