Berita

Waryono Karno

Periksa Sekjen ESDM, KPK Diapresiasi

SELASA, 22 OKTOBER 2013 | 07:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia Mining And Energy Studies (IMES) mengapresiasi tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kemarin memeriksa Sekjen Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Waryono Karno, sebagai saksi kasus suap kegiatan hulu minyak dan gas dengan tersangka Kepala SKK Migas nonaktif Rudi Rubiandini.

Dalam penggeledahan oleh KPK di ruang kerja Waryono, pejabat yang memiliki kekayaan sebesar Rp 41,9 miliar ini, sebelumnya ditemukan uang sejumlah USD 200 ribu tak lama setelah penangkapan Rudi Rubiandini.

Menurut Direktur Eksekutif IMES, M. Erwin Usman, memang penting bagi KPK untuk mengembangkan penyidikan lebih jauh terkait asal muasal uang USD 200 ribu yang ditemukan di ruang kerja Sekjen ESDM itu.


Penjelasan Menteri ESDM Jero Wacik uang tersebut adalah uang operasional. Namun, informasi yang berkembang, uang yang ditemukan di ruangan Sekjen ESDM, berurutan nomor serinya dengan uang yang disita KPK di rumah Rudi Rubiandini yang diperoleh dari suap pihak PT Kernel Oil.

"Karena jika benar nomor seri uang berurutan dengan uang yang ditemukan di rumah Rudi Rubiandini, maka penyidikan mesti diarahkan lebih jauh, uang tersebut untuk apa dan akan disetor pada siapa?” ungkap Usman (Selasa, 22/10).
 
Erwin yang juga mantan Deputi Direktur WALHI menegaskan, kuat dugaaan modus suap yang dilakukan PT Kernel Oil kepada pejabat SKK Migas dan ESDM, bukan baru kali ini terjadi. Apalagi, Waryono Karno telah tujuh tahun menjadi Sekjen di ESDM, sejak era Purnomo Yusgiantoro.

Kemarin, usai diperiksa KPK, Waryono tak mau bicara soal hasil pemeriksannya. Sementara itu, Jurubicara KPK Johan Budi menjelaskan, hingga saat ini uang yang ditemukan saat penggeledahan tersebut masih belum dapat disimpulkan milik siapa, sehingga penyidik masih menelusuri lebih jauh. "Uang itu kan belum diputuskan milik siapa. Kita jangan mendahulukan penyidik," jelas Johan.  [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya