Berita

Jangan Sampai Ada Lembaga Negara Berjalan Tanpa Pengawasan

SABTU, 19 OKTOBER 2013 | 17:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Fraksi PKS Hidayat setuju harus ada lembaga yang mengawasi kinerja Mahkamah Konstitusi. Karena dalam alam demokrasi, tidak boleh ada lembaga negara yang berjalan tanpa ada pengawasan. Apalagi kekuasaan berpotensi untuk melakukan korup.

"Presiden saja diawasi oleh DPR. Tapi memang ada tiga lembaga yang tidak jelas pengawasannya, yaitu MK, KPK dan Densus. Apa yang terjadi di MK (kasus suap) menegaskan ketika tidak ada pengawasan bisa terjadi semacam ini," jelas Hidayat kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 19/10).

Bila pengawasan merujuk pada Perppu 1/2013 tentang Perubahan Kedua atas UU 24/2003 tentang MK, menurut Hidayat, akan mengingatkan orang pada keputusan MK yang menolak Komisi Yudisial melakukan pengawasan. Pasalnya, dalam Perppu disebutkan, MK akan diawasi Majelis Kehormatan Konstitusi (MKK) yang dibentuk KY bersama MK.


"Itu nanti menimbulkan perdebatan. Saya cenderung, Majelis Kehormatan MK yang sudah dibentuk ini dipermanenkan. Tinggal siapa yang mengisi dan bagaimana kewenangannya diatur, apakah dalam aturan tambahan UU MK," ungkapnya.

"Jadi menurut saya, Perppu ini memerlukan pengkritisan yang serius. Kami akan memberikan sikap formal setelah mengadakan rapat mungkin hari Senin, Selasa atau Rabu. Karena Perppu keluar Kamis, akhir pekan ini anggota sudah di dapil," tandas bekas Ketua MPR ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya