Berita

hidayat nur wahid

Tepis Dipo Alam, HNW Tegaskan Rakyat Masih Percaya PKS

RABU, 16 OKTOBER 2013 | 12:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kasus suap impor daging sapi yang membelit Luthfi Hasan Ishaaq tidak membuat Partai Keadilan Sejahtera goyah. Pengurus partai dakwah tersebut solid. Kadernya juga tidak ada yang eksodus atau ramai-ramai hengkang. Kalaupun ada satu dua kader yang keluar, itu sebelum kasus tersebut mencuat.

Penegasan itu disampaikan bekas Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, (Rabu, 16/10) menanggapi pernyataan Sekretaris Kabinet Dipo Alam.
 
Tak hanya itu, kasus suap impor daging sapi tak serta merta membuat masyarakat membabi buta menilai PKS partai korup. Hidayat Nur Wahid yakin masyarakat masih percaya kepada partainya.


"Pilkada di banyak tempat, PKS menang. Kalau tidak menang, masuk tiga besar. Pilgub Jawa Barat, Sumatera Utara dan di banyak kabupaten termasuk yang terkahir di Karanganyer," jelas Hidayat.

Di Karanganyer, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diajukan Golkar dan PKS berhasil unggul telak mengalahkan pasangan calon yang diajukan PDIP dan Demokrat. Padahal daerah tersebut merupakan basis partai banteng tersebut. "Kader PKS masih banya dipercaya sebagai pemenang di Pilkada," jelas Hidayat.

Selain itu, masih kata Hidayat, pada saat mengumumkan daftar calon sementara (DCS) calon anggota DPR, KPU meminta masukan dari masyarakat. Hasilnya, KPU mengungkapkan, tidak ada kader PKS yang mempunya masalah dari sisi hukum.  "Kader PKS yang diajukan oleh masyarakat tidak dianggap memiliki masalah hukum.
Presiden PKS tidak mencalonkan. Pak LHI juga tidak. Lalu kenapa tidak dikait-kaitkan," jelasnya.

Sebelumnya, Dipo Alam menyarankan PKS segera mempercepat pelaksanaan Musyawarah Nasional untuk mengganti Anis Matta, Presiden partai saat ini. Lewat Munas, Dipo yakin borok-borok PKS akibat keserempet kasus korupsi bisa dibersihkan.

“Saya cukup yakin, bila munas terlaksana, borok-borok dapat dibersihkan sehingga PKS bisa berkibar lagi pada pemilu 2014. Saya sudah ketemu dan berbicara dengan para kader PKS itu, ternyata PKS masih punya tokoh-tokoh muda yang masih bersih dan pintar, serta siap mengambil alih pimpinan PKS,’’ tegas Dipo. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya