Berita

akil mochtar/net

Benar, Akil Mochtar akan Buka-bukaan dalam Persidangan

SENIN, 14 OKTOBER 2013 | 10:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tamsil Sjoekor, pengacara Akil Mochtar, mengatakan kliennya belum pernah mengungkapkan akan membongkar semua kejanggalan dan aib orang-orang yang pernah berurusan dengan Mahkamah Konstitusi.

"Itu tidak dia ungkap. Tapi dia ungkap kepada saya Jumat lalu, dia ingin dihadirkan dalam sidang kode etik Mahkamah Konstitusi. Dalam persidangan, dia akan ungkapkan semua fakta terkait tuduhan kepada dia," jelas Tamsil kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 14/10).

Sejauh ini, KPK menjerat Ketua MK nonaktif itu dengan pasal 12 c dan pasal 6 ayat 2 UU Tipikor tentang Penyuapaan. Dalam persidangan etik, Akil akan membuktikan bahwa tidak ada suap dalam penanganan kasus sengketa pilkada Lebak dan Gunung Mas.


Untuk membuktikannya, dalam persidangan nanti, Akil berharap rekaman persidangan dibuka. Disitu akan terlihat bagaimana pendapat hakim A, hakim B, apakah dalam panel keputusan itu bulat atau tidak.

"Ketika tidak bulat dibawa ke sidang majelis. Dalam sidang majelis, akan kelihatan siapa sependapat dengan si A, siapa sependapat dengan si B. Apakah ada bantahan, bagaimana bantahannya. Jadi dibuka secara terang-benderang," ungkapnya.

Menurut Tamsil, bila itu dibuka semua, akan ketahuan apakah ada indikasi suap atau tidak. Yang jelas, sampai saat ini, Akil membantah tertangkap tangan menerima suap.

Meski begitu, Tamsil memberi isyarat bahwa kliennya memang akan buka-bukaan.

"Tapi nantilah. Selama Pak Mahfud jadi ketua juga akan diungkap. Dia ada data-datanya. Termasuk nanti di KPK (akan diungkap). Adalah. Saya tidak etis mengungkapkan itu karena tidak tahu bagaimana kejadian sebenarnya. Pak Akil yang mengalami. Ia yang akan bercerita. Makanya dia sangat ingin sidang kode etik secepatnya," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya