Berita

Bisnis

Indonesia-Korsel Kembangkan 500 Proyek Produk Pedesaan

KAMIS, 10 OKTOBER 2013 | 20:48 WIB | LAPORAN:

Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) sepakat bekerja sama mengembangkan 500 proyek One Village One Product (OVOP) di Indonesia melalui kemitraan yang direncanakan hingga tahun 2020. Nantinya, Korsel pun membantu memasarkan produk-produk pedesaan di Indonesia.

"Dua negara sudah sepakat  melaksanakan 500 proyek OVOP melalui pembinaan dan penerapan praktek di Indonesia," kata Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta di Jakarta, Kamis (10/9).

I Wayan Dipta  mengatakan, Korsel dan Indonesia juga sudah melakukan identifikasi dan memelihara penciptaan suatu model kerja sama untuk pengembangan proyek OVOP tersebut. Salah satu pendanaan oleh Korsel di antaranya melalui perluasan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) oleh perusahaan Korsel  di Indonesia.


"Mereka akan menyediakan program yang dapat meningkatkan perkembangan OVOP di Indonesia," katanya.

Korsel bahkan telah berjanji memberikan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat lokal pengembang program OVOP secara berkesinambungan. Wayan sendiri berharap Korsel bisa terus meningkatkan investasinya di Indonesia, melakukan peningkatan capacity building, mendampingi UKM memperbaiki kualitas produk, sekaligus mempromosikan produk-produk UKM Indonesia.

Korsel melalui Korea Trade & Investment Promotion Agency (KOTRA) sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Koperasi dan UKM serta Qoo10, Lotte Mart, LejelHome Shopping, dan Distributor MuGungHwa.

Presiden KOTRA Oh Young Ho mengatakan pihaknya akan mendukung melalui pembukaan pasar-pasar baru bagi produk OVOP dari Indonesia.

"Kami telah sepakat  turut serta memasarkan produk OVOP Indonesia dan sebagian keuntungan yang didapat dari program ini akan digunakan untuk pengembangan OVOP," kata Oh Young Ho.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya