Berita

ilustrasi, Industri Lokal

Bisnis

Kemendag Serukan Industri Lokal Gunakan Produk Legal

Tingkatkan Daya Saing Di Pasar Internasional
SELASA, 08 OKTOBER 2013 | 10:09 WIB

Pemerintah Indonesia meminta industri dalam negeri tidak menggunakan produk ilegal untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar domestik dan internasional. Apalagi, Pemerintah Amerika Serikat (AS) sudah menerapkan Unfair Competition Act (UCA).

Deputi Direktur Kerja Sama Bilateral Amerika Direktorat Jenderal Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Olvy Adrianita menjelaskan, AS telah menerapkan UCA dengan mewajibkan penggunaan sistem teknologi informasi yang legal dalam semua proses mulai dari pengumpulan bahan, produksi, distribusi sampai pemasarannya bagi setiap eksportir yang mengekspor produknya ke Negeri Paman Sam.

“Kepatuhan terhadap UCA menjadi salah satu kunci bagi dunia usaha Indonesia agar dapat bersaing di pasar internasional, khususnya Amerika Serikat. Kementerian Perdagangan akan terus menjalin kerja sama dengan seluruh industri dan masyarakat dalam menyusun strategi dan upaya peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar internasional,” terang Olvy.


Berdasarkan data Global Competitiveness Index Report 2013-2014 yang diterbitkan World Economic Forum (WEF), peringkat daya saing Indonesia meningkat. Jika pada 2012, peringkat daya saing Indonesia berada di peringkat 50, maka tahun ini naik ke peringkat 38. Namun, peringkat Indonesia masih tertinggal dari negara-negara lain di kawasan ASEAN seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.

“Hasil survei tersebut harus dilihat dengan cermat. Meski terjadi perbaikan peringkat daya saing Indonesia, namun fakta di lapangan belum menunjukkan korelasi yang sejalan dengan hal tersebut. Seringkali masih ditemui hambatan untuk penetrasi pasar ekspor. Untuk itu kepatuhan terhadap UCA merupakan salah satu kunci dalam bersaing di pasar global,” kata Olvy.

Sekjen Masyarakat Indonesia Anti Pemalusan (MIAP) Justisiari Perdana Kusumah menjelaskan, sampai saat ini sudah ada empat negara bagian di AS yang telah menerapkan UCA.

“Tennessee menjadi negara bagian keempat setelah California, Massachusetts dan Washington yang melakukan tindakan hukum terhadap eksportir dari Thailand, India, China dan Brazil yang diduga menggunakan teknologi ilegal dalam proses produksinya,” ungkap Justisiari.

Bulan Juni 2013, Kantor Jaksa Negara Bagian Tennessee telah mengambil tindakan hukum dan telah dicapai kesepakatan antara Business Software Alliance dan produsen Thailand yang telah menggunakan teknologi ilegal dalam proses produksinya, sehingga bersaing secara tidak sehat dengan produsen ban di negara bagian Tennessee. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya