Berita

bom/net

Dunia

Pria Tak Dikenal Meledakkan Diri Saat Diperiksa Petugas Perbatasan

SABTU, 05 OKTOBER 2013 | 18:10 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang pria tak dikenal meledakkan diri di perbatasan Ukraina-Rusia pada Jumat (4/10) waktu setempat. Insiden ini mengakibatkan pelaku tewas dan beberapa penjaga mengalami luka berat.

Diceritakan oleh Jurubicara penjaga perbatasan Ukraina, Sergiy Astakhov bahwa insiden ini berawal saat pihaknya menghentikan sebuah kendaraan. Kendaraan berjenis minibus yang berplat nomor Moldova ini tengah dalam perjalanan menuju ke Ukraina melalui perbatasan Bachevsk.

Saat petugas hendak memeriksa kendaraan ini, seorang penumpang nampak bersembunyi diantara empat orang lainnya. Petugas kemudian meminta pria itu untuk menunjukkan paspor Rusia, namun ternyata yang ia berikan bukan miliknya.


Saat menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas, pria tersebut dengan spontan meledakkan diri dengan menggunakan bahan peledak yang tertanam dibajunya.

"Pria itu sendiri tewas, sementara dua penjaga perbatasan Ukraina telah dirawat di rumah sakit dengan luka serius," kata Astakhov, sebagaimana dilansir RFE/RL (Sabtu, 5/10).

Belum jelas diketahui perihal motif pemboman. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan kasus ini.

Akibat peristiwa tersebut, perbatasan Bachevsk ditutup sementara untuk kepentingan penyelidikan. Sedang seluruh perbatasan Rusia-Ukraina berada dalam siaga tinggi. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya