Berita

Bisnis

Imigrasi Fasilitasi Pebisnis untuk Kartu Perjalanan Pebisnis APEC

RABU, 02 OKTOBER 2013 | 19:20 WIB | LAPORAN:

Ditjen Imigrasi mempersiapkan pelayanan pengajuan permohonan Kartu Perjalanan Pebisnis APEC atau Asia Pacific Economic Cooperation Bussines Travel Card (KPP APEC/ABTC) untuk para pebisnis Indonesia yang belum mendapatkan Kartu Perjalanan Pebisnis APEC/ABTC yang sedang mengikuti kegiatan APEC 2013 di Bali.

Kepala Bagian Humas dan Tata Usaha Direktorat Jenderal Imigrasi, Heriyanto, dalam rilis yang diterima redaksi menyebutkan, para pebisnis Indonesia dapat mengajukan permohonan pembuatan KPP APEC/ABTC pada saat pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 7 dan 8 Oktober 2013 di salah satu hotel di kawasan Nusa Dua Bali yang menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan.

Keuntungan dengan memilki KPP APEC/ABTC adalah mendapatkan kemudahan proses keimigrasian yang cepat pada saat melakukan perlintasan di negara anggota KPP APEC/ABTC, dan mendapatkan fasilitas lama tinggal/waktu tinggal di negara anggota KPP APEC/ABTC antara 59 sampai 90 hari, tanpa harus memiliki visa untuk masuk ke-18 negara anggota KPP APEC/ABTC tersebut. Fasilitas lama tinggal masing-masing negara anggota APEC berbeda-beda sesuai dengan kebijakan negara masing-masing.


Saat ini sudah terdapat 18 negara anggota APEC  yang tergabung aktif dalam skema KPP APEC/ABTC, yaitu Australia, Indonesia, Selandia Baru, Taiwan, Brunei Darussalam, Jepang, Papua Nugini, Thailand, Chili, Korea Selatan, Peru, Vietnam, Cina, Malaysia, Filipina, Hong Kong, Meksiko dan Singapura

Mekanisme kemudahan pemegang KPP APEC/ABTC dalam hal proses keimigrasian di bandara yang telah ditentukan di 18 negara anggota adalah pebisnis pemegang KPP APEC/ABTC akan mendapatkan jalur khusus yang bertuliskan "pemegang KPP APEC/ABTC", dengan cukup menunjukkan KPP APEC/ABTC dan paspor pada saat melintas.

Adapun bandara-bandara yang telah ditentukan untuk bisa dilalui oleh pemegang KPP APEC/ABTC pada saat melintas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi di wilayah Indonesia adalah Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Ngurah Rai Bali, Kuala Namu Medan, Juanda Surabaya, dan pelabuhan laut Batam Centre Batam. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya