Berita

Dunia

India Ajak ASEAN Kerja Sama di Bidang Pertanian

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 14:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

India mengajak negara-negara kawasan ASEAN untuk bekerja sama dalam penelitian pertanian. Kerja sama bidang pertanian ini penting dibangun untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

"Laporan mengenai perubahan iklim telah memproyeksikan kenaikan suhu rata-rata, seperti hujan yang mengakibatkan banjir dll, bisa mengancam pertumbuhan dan keberlanjutan sektor pertanian. Peristiwa seperti ini juga cenderung lebih banyak terjadi di kawasan Asia Tenggara dan Selatan," kata Menteri Pertanian dan Industri Pengolahan Makanan India, Sharad Pawar, seperti dilansir dari Asian News International (Minggu, 29/9).

Pawar, yang berbicara pada ASEAN-India Ministerial Meeting on
Agriculture Ketiga di Kuala Lumpur, juga memaparkan tentang pentingnya kerjasama di bidang pertanian.

Agriculture Ketiga di Kuala Lumpur, juga memaparkan tentang pentingnya kerjasama di bidang pertanian.

"Prinsip-prinsip peningkatkan produktivitas, profitabilitas, keamanan lingkungan dan manusia tetap menjadi inti dari pembangunan. Dengan kekayaan yang sangat besar dari sumber daya alam dan keahlian yang tersedia dalam kerjasama antara India dan negara ASEAN bisa memainkan peran penting dalam proses pembangunan di wilayah dan juga memastikan
kemajuan yang lebih cepat," tambahnya.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya