Berita

Mesir Serukan Timur Tengah Ratifikasi Konvensi Senjata Pemusnah Massal

MINGGU, 29 SEPTEMBER 2013 | 11:08 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Menteri Luar Negeri Mesir Nabil Fahmy mengharapkan kepada negara-negara Timur Tengah agar bebas dari ancaman yang ditimbulkan oleh keberadaan senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya.

Begitu diutarakan Nabil saat berbicara dalam Majelis Umum PBB pada Sabtu (28/9).

"Timur Tengah baru tidak akan terwujud tanpa memastikan hak keamanan," seru Fahmy seperti dilansir dari Global Times (Minggu, 29/9).


Ia juga menyerukan kepada negara-negara di wilayah Timur Tengah yang belum menandatangani atau meratifikasi konvensi internasional tentang senjata pemusnah massal untuk segera melakukannya sebelum akhir tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Fahmy juga menyoroti konflik menahun antara Israel dan Palestina yang menjadi fokus permasalahan di negara Timur Tengah, termasuk Mesir.

"Masalah Palestina tetap menjadi sumber utama ketegangan di wilayah kami," kata Fahmi.

"Mesir akan terus mendukung hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri, dan membentuk sebuah negara merdeka dan berdaulat, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya," katanya.

Pada situasi Mesir sendiri, lanjut Fahmy,semua orang Mesir diundang untuk berpartisipasi dalam semua tahap proses politik selama mereka berkomitmen untuk menolak kekerasan dan terorisme, dan tindakan penghasutan.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya