Berita

hassan rouhani/net

Dunia

Rouhani Minta Barat Legowo Atas Hak Nuklir Iran

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 17:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Iran Hassan Rouhani secara tegas meminta kepada negara-negara Barat untuk berbesar hati atau legowo menerima hak Iran dalam memperkaya uranium. Ini penting agar Barat tidak khawatir tentang program nuklir Iran yang bertujuan damai.

Pernyataan ini disampaikan pengganti Mahmud Ahmadinejad itu dalam sebuah pidato pada parade militer tahunan pada Minggu (22/9). Pernyataan itu ia sampaikan jelang keberangkatannya ke Majelis Umum PBB di New York.

"Jika mereka (pemerintah Barat) menerima hak-hak Iran, kami siap untuk bekerja sama dan bersama-sama sehingga kita bisa menyelesaikan semua masalah di kawasan, bahkan yang global," kata Rouhani, seperti diberitakan AFP (Minggu, 22/9).


Rouhani beralasan bahwa Iran berhak mengembangkan dan memperkaya nuklir selama tidak menyalahi kerangka aturan internasional.

"Rakyat Iran menginginkan pembangunan, bukan untuk membuat senjata atom," tegas Hassan Rouhani.

Selama ini, negara-negara Barat mencurigai bahwa program nuklir Iran adalah upaya untuk memproduksi senjata atom. Namun, Iran berulang kali menampik tudingan tersebut. Menurut mereka, pengayaan uranium dan pembangunan reaktor digunakan untuk tujuan damai dan masih berada di bawah persyaratan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya