Berita

Dunia

Gereja Bersejarah Dihantam Bom, 52 Orang Tewas

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 17:02 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah gereja bersejarah di barat laut Pakistan dihantam dua bom.

Serangan ini menewaskan sedikitnya 52 orang dan melukai lebih dari 100 orang, Minggu (22/9). Ini merupakan insiden terburuk di wilayah minoritas Kristen dalam beberapa tahun.

Jurubicara pemerintah Peshwar, Sahibzada Anees mengatakan, insiden terjadi saat para jemaat keluar ambil nasi bungkus ke halaman depan gereja yang terletak di kota Peshwar.


Sebagaimana dilansir Associated Press (Minggu, 22/9), saksi mata
menuturkan, ada dua ledakan yang terdengar. Namun ledakan kedua lebih kuat dibanding pertama. Salah seorang petugas polisi, Zahir Shah, menyatakan bahwa dua ledakan tersebut disebabkan oleh bom bunuh diri.

Korban tewas termasuk beberapa wanita dan anak-anak, kata Sher Ali Khan, seorang dokter di sebuah rumah sakit di Peshawar di mana para korban dirawat. Diduga, pemboman dilancarkan kelompok ekstrimis saat pemerintah tengah mencari kesepakatan damai dengan kelompok militan Taliban setempat.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya