Berita

Bisnis

IGJ: Forum APEC Ancaman Ekonomi Nasional

MINGGU, 22 SEPTEMBER 2013 | 16:37 WIB | LAPORAN:

Forum Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) yang akan digelar di Bali pada 1-8 Oktober mendatang dianggap membahayakan ekonomi Indonesia. Pasalnya, ada upaya liberalisasi besar-besaran negara maju terhadap negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Demikian disampaikan Direktur Indonesia for Global Justice (IGJ) Salamuddin Daeng dalam jumpa pers Koalisi Tolak APEC di Penus Cafe, Cikini, Jakarta, Minggu (22/9).

"APEC ini adalah forum para kapitalis untuk mendikte penguasa di negara yang rakyatnya miskin. Membuat adanya liberalisasi besar-besaran menghisap kekayaan negara kita. Kita harus menolak APEC," katanya.


Salamuddin mengungkapan, forum APEC justru akan membuka keran impor semakin besar ke Indonesia. Padahal, saat ini Indonesia sedang memperbaiki ekonomi dengan berupaya mencintai produk dalam negeri. Kebijakan impor membuat perusahaan maupun produsen Indonesia menjadi mati suri dan tidak dapat mengembangkan produknya.

"Penguatan liberalisasi perdagangan dan investasi dalam APEC akan memperburuk keadaan ekonomi rakyat juga membuat utang di luar negeri bertambah," ujarnya.

Karena itu, tambah Salamuddin, penguatan kesepakatan liberalisasi perdagangan dan investasi dalam pertemuan APEC yang akan diikuti dengan pertemuan World Trade Organisation pada bulan Desember akan memperburuk kondisi ekonomi Indonesia akibat makin derasnya impor barang dan jasa yang menghancurkan rakyat, serta aliran investasi asing dan utang luar negeri.

"Di bawah kondisi ini, pemerintahan SBY harus dicatat dalam sejarah sebagai rezim yang rela mengkhianati cita-cita proklamasu, Pancasila, dan UUD 1945 demi prestise dan mempertahankan kekuasaan," jelasnya.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Harga iPhone di Indonesia Naik Juli 2026, Cek Daftar Harga Terbaru Semua Seri

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:21

Investasi Masyarakat, BRI Hadirkan ORI030 dengan Kupon Hingga 7%

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:13

IPW Desak Polri Periksa Febrie Adriansyah usai Akui Rumah Sentul Miliknya

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:09

Apa Saja Hak Pegawai Usai Kena PHK? Ini Daftar Hak yang Wajib Dipenuhi Perusahaan

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:08

Berpotensi Abuse of Power, Jampidsus Febrie harus Dinonaktifkan

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:56

Jampidsus Febrie Adriansyah Ajari Kortastipidkor Polri Cara Tangani Kasus Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:51

Modal Dukungan 34 DPD, Wihaji Maju Jadi Ketum Ormas MKGR

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:30

Pakar Hukum: Temuan 74 Kg Emas Cukup jadi Alasan Kuat Jampidsus Mundur

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:17

KPK Periksa LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah, Ditemukan Dugaan Penggunaan Nominee

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:15

Tegang! Gedung Promoter Dijaga Puluhan Brimob Bersenjata Lengkap Jelang Konferensi Pers

Jumat, 10 Juli 2026 | 17:05

Selengkapnya