Berita

Politik

Rieke Diah: SBY, Optimalkan Pembelaan untuk Wilfrida!

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2013 | 19:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintah diminta untuk berupaya serius menyelamatkan Wilfrida Soik dari hukuman mati, sebelum putusan sela dijatuhkan pengadilan Malaysia pada Senin (30/9) mendatang.

"Saya tidak akan memaki pemerintah SBY, saya hanya berusaha meyakinkan pemerintah SBY bahwa pembelaan untuk Wilfrida harus dioptimalkan," desak Anggota Komisi IX DPR, Rieke Diah Pitaloka, dalam keterangannya, Jumat (20/9).

Rieke meningatkan, menyelamatkan Wilfirda bukan sekedar urusan nyawa seorang gadis miskin, tetapi soal bangsa dan sekaligus soal kemanusiaan. Wilfrida direkrut langsung oleh agen Malaysia yang bekerja sama dengan "calo" di Nusa Tenggara Timur. Wilfrida dikirim saat usianya di bawah umur yang semestinya. Dokumen dipalsukan, dan ia dikirim pada saat Indonesia sedang menyatakan moratorium pengiriman TKI ke Malaysia.


Kasus pembunuhan yang melibatkan Wilfrida membuatnya dituntut vonis mati. Tapi selama persidangan tak diungkap motif peristiwa dan indikasi ia korban sindikat perdagangan manusia.

"Pemerintah SBY sebetulnya bisa bekerjasama dengan pemerintah Malaysia untuk membongkar sindikat perdagangan manusia dua negara, apalagi agen yang merekrut Wilfrida sampai hari ini masih ada dan tenang-tenang jalankan bisnisnya," ujar Rieke.

"Sepuluh hari bukanlah waktu yang lama. Tapi bukan tak ada asa," tandas politisi PDI Perjuangan itu. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya