Berita

FOTO:NET

Politik

Jimly: Bila Yakin Bisa Independen, Penyelenggara Pemilu Nggak Apa-apa Dekat Peserta

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2013 | 19:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sekitar 500 orang menghadiri acara pembukaan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pelaksanaan Tugas Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di The Santoso Villas & Resort, Lombok, Nusa Tengggara Barat pada Jumat (20/9). Mereka berasal dari peserta Bimtek serta para undangan dari KPU dan Bawaslu se-NTB, perwakilan partai politik, ormas, pejabat setempat, mahasiswa, dan media massa.

Acara pembukaan ini langsung dipandu oleh Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie didampingi anggota DKPP Anna Erliyana, serta Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi NTB. Dalam sambutannya, Jimly menerangkan tentang maksud dan tujuan acara ini.

"DKPP ini kan lembaga baru. Mungkin belum banyak yang mengetahui. Maka acara ini menjadi penting untuk mengenalkan DKPP ke masyarakat," ujar Jimly melalui rilis yang diterima Rakyat Merdeka Online.


Jimly pun menekankan, pentingnya mengedepankan unsur pelayanan oleh para penyelenggara Pemilu baik kepada peserta maupun pemilih.

"Kalau yakin kita bisa independen nggak apa-apa penyelenggara Pemilu dekat dengan peserta. Saya cuma berpesan kepada KPU dan jajarannya, jangan mentang-mentang kita ini cuma melayani," tambah Jimly.

Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga dunia, keberagaman di Indonesia juga kuat. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya bangunan ibadah seperti masjid, gereja, dan pura. Tapi kata Jimly, penjara juga penuh. Sayangnya, hukuman yang berlaku saat ini tidak lagi ditakuti oleh para pejabat di negeri ini.

"Maka dari itu dibutuhkan mekanisme yang jauh lebih besar, yakni mekanisme etik. Ini untuk menyelamatkan lembaga-lembaga publik sebelum tercemar oleh kelakuan buruk orang-orang. Itulah yang dilakukan DKPP," terang dia.[wid]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya