Berita

hatta rajasa/net

Hatta Rajasa: Inovasi Harus Jadi Gerakan dan Karakter Bangsa

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2013 | 14:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Inovasi harus menjadi sebuah gerakan dan menjadi karakter anak bangsa. Tanpa inovasi, ekonomi Indonesia akan stagnan dan tertinggal. Dan inovasi  harus sejalan dengan teknologi dan harus dimulai dari daerah yang produktif.

Demikian disampaikan Hatta Rajasa dalam workshop "Praktik Baik; Kebijakan Inovatif untuk Mempercepat dan Memperluas Pembangunan Ekonomi di Daerah Otonom" di Grand Mandarin Hotel, Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (20/9).

Dalam acara ini, Hatta didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Pekalongan Basyir Ahmad meresmikan WEB Gerbang Indah Nusantara (GIN), portal.gin.web.id.


"Inovasi itu tidak ada artinya jika tidak masuk pasar dan yang membawa itu adalah technopreneur. Kalau di setiap daerah tidak muncul pusat keunggulan, maka tidak muncul manusia berkualitas. Manusia inovasi tidak akan muncul kalau di daerah bahan mentahnya dijual, maka yg muncul manusia-manusi pekerja," katanya.

Saat ini, kata Hatta, dalam Forum Ekonomi Dunia, perekonomian Indonesia naik pesat menjadi peringkat ke-38 dari sebelumnya peringkat ke-50.

"Ini karena tiga indikator. Infrastruktur yang sudah bagus, inovasi teknologi, dan dunia usaha sudah membaik," terang Hatta yang juga Ketua Umum PAN ini.

Tambah dia, fenomena mengapa inovasi menjadi penting karena, ekonomi dunia sudah terintegrasi, maka untuk Indonesia harus dijadikan pusat produksi. Inovasi juga mengurangi kemiskinan di negara. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya