Berita

HATTA RAJASA/RMOL

Pekalongan Terus Berbenah Menuju Kota Batik Dunia

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2013 | 10:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kota Pekalongan terus berbenah menuju Kota Batik Dunia, setelah batik di Indonesia resmi setelah diakui UNESCO sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009.

"Sejak 2005 saya walikota, fokus kerja saya adalah bidang batik dan perikanan," ujar Walikota Pekalongan Basyir Ahmad dalam workshop 'praktik baik: kebijakan inovatif untuk mempercepat dan memperluas pembangunan ekonomi di daerah otonom' di autorium Gren Mandarin Hotel, Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (20/9).

Saat ini jelas dia, sistem inovasi daerah (SIDa) di Pekalongan terus ditingkatkan, terutama kerajinan batik. Kota Pekalongan yang memiliki empat kecamatan dan 47 kelurahan ini memiliki sistem iptek. Ke depan, pihaknya akan meningkatkan penguatan sistem serta reformasi kebijakan dan iklim usaha yang kondusif. Disamping tetap menjaga kelestarian kesenian Tari Batik.


"Pada acara penurunan bendera pusaka tanggal 17 Agustus 2013 di depan Istana Merdeka lalu, kita menggelar Pentas Tari Batik Pekalongan," terang dia.

Saat walikota menyampaikan sambutannya sempat terjadi insiden padam listrik dua kali. Basyir pun langsung meminta maaf kepada Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa.

"Mohon maaf Pak Menteri, ini (listriknya) kaget, ada acara nasional di kota Pekalongan" selorohnya disambut tepuk tangan tamu undangan lain.

Selain Hatta, acara ini turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Ketua Fraksi PAN DPR Tjatur Sapto Edy dan Wakil Ketua Komisi DPR II Abdul Hakam Naja.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya