Berita

Caleg Gerindra Diimbau Manfaatkan Twitter untuk Bersosialisasi

RABU, 18 SEPTEMBER 2013 | 16:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Gerindra terus mendorong kadernya yang maju sebagai calon anggota legislatif aktif menggunakan Twitter sebagai sarana untuk bersosialisasi dengan masyarakat. Penggunaan Twitter sebagai media sosial bagi caleg sangat bermanfaat untuk mengetahui aspirasi serta permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat secara cepat dan tepat.

"Hal tersebut sangat penting karena para caleg tersebut berperan sebagai juru bicara partai di hadapan masyarakat," ujar Kepala Bidang Kominfo Partai Gerindra, Ondy A. Saputra dalam keterangan pers (Rabu, 18/9).

Berdasarkan data yang dirilis oleh situs semiocast.com, jumlah pengguna media sosial Twitter di Indonesia adalah 19,5 juta pengguna. Angka ini menempatkan Indonesia di urutan kelima negara di dunia dengan pengguna Twitter terbanyak setelah Amerika Serikat, Brazil, Jepang dan Inggris. "Besarnya jumlah pengguna Twitter di Indonesia tak luput dari perhatian Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)," ungkapnya.


Selain itu, dia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi semakin pesat membuat manusia dapat semakin mudah berinteraksi dengan manusia lainnya. Penggunaan media sosial seperti Twitter adalah bagian dari kampanye kreatif yang dilakukan oleh Gerindra.

"Twitter adalah sarana yang sangat efektif untuk dapat langsung berinteraksi serta berbagi informasi dengan masyarakat. Pola komunikasi dua arah dapat dibangun dengan baik melalui Twitter,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, Gerindra adalah partai politik yang paling serius menggarap media sosial Twitter dengan akun @Gerindra. Hal tersebut dibuktikan dengan status verifikasi resmi yang telah didapatkan dari Twitter. Gerindra hingga saat ini satu-satunya partai politik di Indonesia yang mendapatkan status verifikasi tersebut.

"Tak hanya status verifikasi, angka pertumbuhan jumlah pengikut @Gerindra adalah yang tertinggi jika dibandingkan partai lain dengan pertumbuhan pengikut sebesar 92 persen selama bulan Mei-September," demikian Ondy. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya