Berita

foto: net

Implementasi SJSN Dipertanyakan DPR

RABU, 18 SEPTEMBER 2013 | 15:01 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintah diminta untuk lebih serius mempersiapkan jaminan sosial kesehatan. Karena, jaminan sosial kesehatan merupakan pertarungan keberpihakan pemerintah kepada rakyat.

Anggota Komisi IX DPR Poempida Hidayatulloh menilai, sejauh ini pemerintah belum terlihat adanya program sosialisasi kepada seluruh pihak terkait, seperti rumah sakit, klinik-klinik, tenaga profesional kesehatan, termasuk kepada seluruh rakyat yang akan membayar. Ia mempertanyakan kesiapan implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

"Belum terlihat upaya menyelesaikan peraturan perundang-undangan sebagaimana yang diperintahkan UU tersebut (UU SJSN, UU BPJS), bagaimana mau implementasi Januari 2014?" ujar Poempida dalam keterangan tertulis, Rabu (18/9).


Terkait rujukan, Poempida mengatakan, selama ini orang bicara rujukan/referal hanya terbatas untuk kesehatan perorangan/pasien. Padahal, lanjut dia, yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat seperti ada wabah, penyakit menular, kelaparan, bencana, air bersih, dan lain-lain juga berlaku rujukan.

Hal lain, dalam upaya kesehatan tentu dikenal pula pelayanan paripurna karena dilakukan mulai dari promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Karena itu, aspek promotif preventik tidak terbatas hanya pada upaya kesehatan masyarakat, melainkan juga pada upaya kesehatan perorangan.

"Harus ada juga upaya promotif preventif dalam lingkup perorangan dan keluarga," tandas politisi Partai Golkar ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya