Berita

Pengungsi Gunung Sinabung/net

Nusantara

6.259 Jiwa Pengungsi Gunung Sinabung Butuh Selimut, Makanan Siap Saji dan Obat-obatan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2013 | 18:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Data pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Kab. Karo, Sumatera Utara terus bertambah. Sore ini pukul 16.00 WIB (Senin, 16/9) tercatat 6.259 jiwa pengungsi yang tersebar di delapan titik pengungsian.

Delapan titik itu adalah; Jambur Sempakata, Jl.Jamin Ginting samping PLN Kabanjahe, 2.730 jiwa; Klasis GBKP, Jl. Kiras Bangun Kabanjahe, 590 jiwa; GBKP Kota, Jl. Kiras Bangun Kabanjahe, 600 jiwa; Jambur Payung, Jl. Tigan Derket, 420 jiwa; Jambur Taras Berastagi, Jl. Jamin Ginting Berastagi,1.574 jiwa.

Lalu Masjid Agung, Jl. Veteran simpang 3 Kabanjahe, 170 jiwa; Sentrum (PPWG Kabanjahe), Jl. Nabung Surbakti, 88 jiwa; dan Gereja Katolik, Jl.Irian, 87 jiwa.


"Pengungsi di Posko Jambur Taras Berastagi akan dipindahkan ke KWK Jalan Udara Berastagi," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nuggroho dalam keterangannya, Senin (16/9).

Jambur adalah kearifan lokal masyarakat sekitar Gunung Sinabung yang merupakan gedung terbuka, seperti balai desa atau sanggar yang biasa digunakan untuk pertemuan warga, upacara adat atau kegiatan kemasyarakatan. Di jambur tersebut sudah ada fasilitas MCK, air bersih, peralatan dapur dan lainnya.

"Saat erupsi Gunung Sinabung tahun 2010 lalu jambur-jambur yang berada di desa-desa mampu menampung pengungsi sebanyak 12.000 jiwa. Jadi pengungsi tidak ditempatkan di tenda-tenda pengungsi," terang Sutopo.

Pada siang hari pemuda-pemuda dan pria yang mengungsi sebagian kembali ke rumahnya untuk merawat lahan pertanian dan ternak serta membersihkan rumahnya. Pada malam hari mereka kembali ke pengungsian. "Polisi telah dikerahkan untuk menjaga permukiman yang ditinggalkan warga yang mengungsi," ungkap dia.

Sampai saat ini tambah Sutopo, kebutuhan mendesak adalah tikar, selimut, alat masak, family kid, makanan bayi, makanan siap saji, dan obat-obatan (obat mata, obat batuk, obat diare dll). [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya