Berita

Oegroseno/net

Inilah Hadiah Pengungkap Kasus Penembakan Polisi

SENIN, 16 SEPTEMBER 2013 | 17:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mabes Polri berjanji untuk memberikan hadiah penghargaan tertinggi buat anggota Polri jika berhasil menangkap pelaku penembakan terhadap lima anggota Polri yang tewas saat melaksanakan tugas pengamanan masyarakat, selama tiga bulan terakhir ini.

Terang Wakil Kapolri Komjen Pol Oegroseno, bagi bintara yang terlibat dalam tim pengungkapan kasus tersebut akan diprioritaskan masuk pendidikan perwira. Dan bagi perwiranya, juga diberikan apresiasi mengikuti sekolah jenjang pendidikan berkarier.

Ia juga menegaskan, janji tersebut tidak akan diingkari. Orang nomor dua di Polri ini juga memberikan hadiah berupa materi khusus buat anggota berprestasi itu.


"Saya sebagai pimpinan akan memberikan apresiasi itu sebagai bentuk penghargaan terhadap anak buah. Ini perlu diberikan supaya anak buah memiliki semangat yang tinggi tanpa mengenal kata menyerah saat mengungkap kasus penembakan dan pembunuhan tersebut," ujar Oegroseno di Jakarta, Senin (16/9).

Mantan Kepala Baharkam dan Kepala Lemdik Polri ini menambahkan, apresiasi dalam membangkitkan semangat jajaran itu sudah sering dilakukan. Pengungkapan kasus perampokan bersenjata api di Bank CIMB Medan dan penyerangan Polsek Hamparan Perak, bukti apresiasi itu.

"Ada enam Bintara yang terlibat dalam keberhasilan mengungkap dan menangkap pelaku perampokan bank dan penyerangan Polsek, saya perjuangkan masuk sekolah perwira. Seorang lagi, mantan Kepala Detasemen Brimob Binjai, AKBP Budi Satrio, saya perjuangkan masuk sekolah Sespim Polri," ungkapnya.

Menurutnya, apresiasi ini sangat pantas dilakukan terhadap anak buah. Negara pun dipastikan mendukung bentuk penghargaan tersebut. Sebab, penembakan terhadap polisi bukan teror semata. Ini juga termasuk bagian dari ancaman terhadap negara. Penghargaan ini akan diwujudkan.

"Untuk materi terhadap anggota yang berhasil menangkap pelakunya dalam keadaan hidup, pasti diberikan. Nilainya tidak perlu disebutkan. Namun, saya secara pribadi akan menepati janji tersebut. Saya tidak akan ingkar janji. Boleh ditanya kepada saksi hidup yang sudah saya berikan apresiasi," imbuhnya.

Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara, Kadiv Propam Polri dan Kapolda Sumut ini menyampaikan, Polri juga akan memberikan perhatian terhadap keluarga lima anggota Polri yang tewas saat melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai polisi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

"Untuk ke depannya, Polri melalui Primkopol harus memberikan perhatian kepada keluarga polisi, utamanya yang tewas dalam melaksanakan tugas. Pendidikan anak dari anggota Polri yang tewas tersebut harus diperhatikan. Mereka pantas menerima itu karena orangtuanya sudah berbakti dan mengabdi terhadap negara," jelasnya.

Menurutnya, bentuk penghargaan itu perlu diberikan supaya setiap pimpinan kesatuan maupun wilayah bisa belajar dari keteladanan anak buahnya yang tewas di medan juang. Jangan ada pimpinan yang lebih mengutamakan kepentingan jabatan dari pada tugasnya mengayomi anak buah dan masyarakat.

"Lima anak buah saya yang tewas itu adalah polisi baik-baik. Mereka tidak pernah bermasalah selama bertugas menjadi anggota Polri. Setiap pimpinan wilayah dan kesatuan harus dapat memahami ketulusan mereka yang gugur saat melaksanakan tugas dan pengabdiannya," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya