Berita

m. ihsan/net

Satgas PA Dukung Ahmad Dhani Dirikan Yayasan AQJ

SENIN, 16 SEPTEMBER 2013 | 08:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA) mendukung rencana musisi Ahmad Dhani untuk mendirikan Yayasan AQJ.

Yayasan ini, selain membantu anak-anak yang ditinggalkan oleh korban juga dapat diarahakan untuk memberikan bimbingan, pendampingan dan penyaluran bagi anak-anak yang memiliki minat dengan kendaraan seperti area khusus balapan agar tidak ada balapan liar, serta penyaluran bakat lainnya.

Dukungan diberikan mengingat besarnya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anak-anak. Pada tahun 2012, misalnya, tercatat sebanyak 12.000 anak-anak ditilang di DKI Jakarta. Sedangkan untuk 2013, sampai Sgustus 8.000 tilang anak.


"Kejadian AQJ tidak bisa serta merta melarang seluruh anak menggunakan kendaraan, mungkin bisa dilarang berkendaraan di jalan raya, tetapi jika mereka memiliki bakat menjadi pembalap baik sepeda motor maupun mobil dapat disediakan program khusus agar bakat anak-anak tersalurkan," ujar Ketua Satgas PA M. Ihsan (Senin, 16/9).

Kepedulian Ahmad Dhani seharusnya diikuti oleh pemerintah dan masyarakat, karena banyak anak-anak yang keluar malam hari dengan kegiatan yang membahayakan, baik anak-anak terancam korban pelaku kriminal atau menjadi pelaku kriminal dan penyimpangan perilaku.

Semoga kasus kecelakaan yang melibatkan putra bungsu Ahmad Dhani tersebut menjadi momentum bagi pemerintah, masyarakat dan orang tua untuk mewujudkan anak Indonesia yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera.

"Lingkungan anak-anak ibarat hutan belantara yang siap menerkam anak-anak jika tidak disiapkan sistem yang mampu memproteksi anak-anak dari kekerasan dan perlakuan salah," demikian Ihsan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya