Berita

mega-mahfud/net

Tinggalkan Imin, Mahfud MD Disarankan Merapat ke Megawati

SABTU, 14 SEPTEMBER 2013 | 22:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tim sukses Mahfud MD (MMD) tak perlu ngeper atas "gertakan" Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang mengatakan dirinya lebih condong kepada Rhoma Irama (RHi) untuk diusung sebagai calon presiden dari partai tersebut.

Mahfud MD malah bisa mendapat hikmah atas pernyataan Muhaimin Iskandar itu.

"Yaitu agar dirinya tidak terlalu dicitrakan seolah hanya punya satu pintu dan menjadi calon presiden dari partai yang, menurut saya keberhasilannya lebih susah ketimbang kambing untuk terbang," jelas pengamat politik senior AS Hikam (Sabtu, 14/9).


Justru, menurut Hikam, jika Mahfud MD dan timsesnya terlampu fokus kepada PKB dan mengabaikan komunikasi politik yang intensif dengan partai-partai lain, khususnya parpol besar, maka akan memperberat jalan menuju pencapresan beliau. Menurut laporan media, ujar Hikam, Mahfud sudah pernah diajak berkomunikasi oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, yang sedang menjajaki siapa pasangan Joko Widodo.

"Itu jauh lebih realistis ketimbang memfokuskan diri pada pencapresan, apalagi hanya dengan kendaraan PKB," imbuh Menristek era Pemerintahan Gus Dur ini.

Demikian pula komunikasi politik dengan Gerindra, Golkar, dan Nasdem serta parpol-parpol Islam lainnya perlu dibuka. Mahfud dan timnya mesti kerja keras melakukannya, karena secara appeal (daya tarik) beliau sangat besar, khususnya jika target realistiknya adalah Cawapres 2014.

"Jika MMD berhasil menjadi pasangan capres-capres potensial seperti Jokowi dan/atau Prabowo, maka Indonesia akan memiliki pasangan yang sangat menjanjikan bagi kesinambungan reformasi dan demokratisasi yang, pada gilirannya, memerkuat bangsa dan NKRI di masa depan," demikian Hikam.

Kemarin, Muhaimin mengaku lebih condong memilih Rhoma ketimbang Mahfud. “Saya sih condong ke Rhoma (Irama),” katanya.

Ditanya alasan kecenderungannya memilih Rhoma ketimbang Mahfud, Cak Imin simpel menjawabnya. "Ya, itu kan selera pribadi saya lah."

Selain itu Cak Imin menambahkan alasannya memilih Rhoma. “Haji Rhoma lebih dulu bekerja jika dibandingkan dengan Cak Mahfud,” dalih Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi tersebut. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya