Berita

jeffrie geovanie/net

Juru Kunci Politik Indonesia Itu Bernama Megawati...

SABTU, 14 SEPTEMBER 2013 | 21:12 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Suka tidak suka, tokoh yang sangat penting saat ini sampai 2014 akan datang adalah Megawati Soekarnoputri. Hampir semua elit politik di negeri ini sangat berharap dapat menjalin komunikasi yang intensif dan hangat dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan tersebut.

Alasannya, jelas Board of Advisor CSIS (Center for Strategic and International Studies), Jeffrie Geovanie, sangat sederhana. Karena semua orang menyadari kader PDIP, Joko Widodo, tampaknya akan melenggang mudah untuk terpilih jadi Presiden RI 2014. Pada saat yang sama, semua orang pun tahu betapa loyalnya Jokowi pada Megawati.

Apalagi sebagai Ketum PDIP, Megawati telah mendapatkan mandat untuk menentukan siapa yang akan menjadi capres dan cawapres partai berlambang kepala banteng itu.  "Fakta inilah yang membuat Megawati menjadi tokoh utama dalam perpolitikan Indonesia dan juga menentukan masa depan Indonesia," ujar Jeffrie sesaat lalu, (Sabtu, 14/9).  


Menurut Jeffrie, bukan hanya elite politik yang berusaha mendekati Megawati. Bahkan kalangan dunia usaha pun sedang berusaha merapat kepada mantan Presiden RI tersebut.

"Persoalannya adalah baik buat elite politik mau pun dunia usaha, Megawati bukanlah figur yang mudah didekati apalagi bagi yang telah meninggalkan kesan buruk bagi Megawati. Walau pun kita tahu Megawati bukanlah figur yang pendendam. Namun yang pasti Megawati adalah figur yang keras hatinya. Barangkali bukan hanya SBY yang merasakan itu tapi banyak figur lain," imbuh founder The Indonesian Institute ini.

Menurut Jeffrie, akhir Januari atau awal Februari 2014 adalah momentum yang tepat bagi Megawati mengumumkan siapa capres dari PDIP. Sedangkan untuk cawapres tidak masalah diumumkan setelah pemilu legislatif atau awal Mei 2014.

"Tidak harus memilih cawapres dari partai lain. Karena dugaan saya PDIP berpotensi memenangkan pemilu lebih dari 40% pada pemilu legislatif 2014 yang akan datang. Tidak percaya, tunggu saja, tidak lama lagi," demikian Jeffrie. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya