Berita

ilustrasi/net

PAN, PKS dan Gerindra Bantah Ada Upaya Suap ke Komisi VI

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2013 | 15:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi VI DPR serentak membantah pemberitaan upaya suap yang akan mengalir ke Komisi yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, usaha kecil dan menengah, dan BUMN itu.

"Itu isu, itu tidak benar," ujar Anggota Komisi VI dari Fraksi PAN, Nasril Bahar saat dihubungi redaksi, Jumat (13/9).

Hal senada juga disampaikan, Anggota Komisi VI dari Fraksi Partai Gerundra, Edhy Prabowo. Edhy menerangkan, selama ia duduk di Komisi VI tidak pernah mendengar adanya upaya suap.


"Saya tidak pernah dengar itu," jelasnya.

Bantahan dikuatkan lagi oleh Koordinator atau Kelompok Fraksi PKS di Komisi VI, Refrizal. "Saya sebagai Kapoksi belum tahu soal itu," ungkapnya.

Refrizal malah sedikit bercanda menanggapi pemberitaan yang menyebut ada upaya suap yang dilakukan oleh salah satu perusahaan telekomunikasi kepada komisinya.

"Kapan mengalirnya (suap)? Banyak dong uangnya?" candanya.

Informasi itu menyebutkan bahwa upaya ini dilakukan oleh salah satu perusahaan telekomunikasi. Perusahaan ini berupaya menyuap agar Komisi VI mengubah keputusan dari menolak menjadi menyetujui penjualan salah satu anak perusahaan telekomunikasinya kepada salah seorang pengusaha ternama di Indonesia.

Besaran suap untuk anggota Komisi VI sekitar 20 ribu sampai 25 ribu dolar AS. Sementara untuk Koordinator Fraksi dan pimpinan Komisi sekitar 30 sampai dengan 100 ribu dolar AS. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya