Berita

jokowi/net

Jokowi akan Dipasangkan dengan Puan atau Prananda

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2013 | 14:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Joko Widodo diyakini akan dipasangkan dengan trah Soekarno pada pemilihan presiden 2014 mendatang kalau PDI Perjuangan memenuhi syarat mengajukan pasangan capres-cawapres sendiri. PDIP menargetkan suara 27 persen suara nasional pada Pemilihan Legislatif.

"Kalau itu terjadi, maka ada kemungkinan Jokowi akan berpasangan dengan internal PDIP," ungkap pengamat politik M. Qodari kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 13/9).

Siapa orangnya?


"Saya pikir akan mengerucut kepada trah Bung Karno. Yaitu antara Puan dan Prananda. Karena simbol Bung Karno tetap mau diambil untuk memperkuat pencitraan. Karena harus diakui Bung Karno punya daya tarik dan basis massa yang jelas," jawab Qodari.

Kemarin, politisi senior PDIP Hendrawan Supratikno menjelaskan Megawati Soekarnoputri sudah legowo menyapreskan Jokowi. Deklarasi akan dilakukan pada Januari 2014.

Ditanya, siapa cawapres yang akan mendampingi Jokowi, Hendrawan langsung menjawab, kalau dari internal partai ada 3 P: Puan Maharani (putri Megawati dari Taufik Kiemas), Prananda Prabowo (anak kedua Mega dari almarhum Letnan Satu Penerbang Surindro Supjarso), dan Pramono Anung, bekas Sekjen PDIP yang kini menjabat Wakil Ketua DPR.

Kalau dari eksternal partai, cawapres yang digodok Tim 11 PDIP, ada beberapa orang. Di antaranya, Abraham Samad (Ketua KPK), Mahfud MD (bekas Ketua MK), Jenderal (Pur) Pramono Edhie Wibowo, Prabowo Subianto (Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra), dan Ketua Umum PAN merangkap Menko Perekonomian,  Hatta Radjasa. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya