Berita

Mobil Murah Semakin Membuat Jakarta Macet

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2013 | 10:24 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota Komisi V DPR Saleh Husin tak menampik mobil murah ramah lingkungan alias low cost green car (LCGC) yang sudah diluncurkan dalam pekan ini memberi kesempatan kepada masyarakat luas untuk memiliki kendaraan roda empat.

"Memang program Kemenperin (Kementerian Perindustrian) baik. Yaitu tujuannya agar membuat orang dapat memiliki mobil dengan harga murah," ujar Saleh Husin (Jumat, 13/9).

Meski begitu, Saleh menegaskan, program mobil murah tidak sesuai kalau dipasarkan di Jakarta dan sekitarnya. Alasannya, mobil murah ini akan semakin membuat kemacetan bertambah parah. Mengingat, Jakarta sudah terlalu crowded dan kemacetan menjadi problem utama selama ini.


"Harusnya pemerintah membuat kebijakan seperti, bagaimana mengadakan angkutan umum massal yang mememadai, nyaman, harga terjangkau untuk semua route sehingga masyarakat dapat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum masal bukan malah sebaliknya," tegas Ketua DPP Partai Hanura ini.

Dengan diizinkannya mobil murah itu, Saleh melihat pemerintah bergerak sendiri-sendiri. Elemen pemerintah lebih menonjolkan egodaripada kerjasama lintas sektoral untuk menyelesaikan masalah secara bersama.

"Jadi tentu kami sepakat dengan Pemprov DKI Jakarta yang keberatan untuk masalah ini," demikian Saleh.

Senin lalu Toyota dan Daihatsu memperkenalkan mobil murah ramah lingkungan, Agya dan Ayla. Sementara pada Rabu, giliran Honda merilis Brio Satya. Tak mau ketinggalan, produsen mobil asal India Tata Motors dan pabrikan otomotif Jepang Nissan juga sudah menyatakan niat mereka memproduksi LCGC.

Atas peluncuran mobil murah itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menuding pemerintah pusat tidak mendukungnya dalam DKI mengurangi kemacetan di Ibukota. "Jelas (ini akan membuat macet)," ungkapnya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

Menanggapi hal itu, Menteri Perindustrian MS Hidayat memastikan mobil murah ramah lingkungan itu tidak hanya dijual di Jakarta dan sekitarnya, tapi juga di ratusan kota lain di Indonesia. “Jadi, Pak Jokowi tidak usah khawatir LCGC akan membuat Jakarta semakin macet,” ungkap Hidayat. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya