Berita

Penembak Bripka Sukardi Anggota TNI?

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2013 | 08:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sampai saat ini pihak Kepolisian masih belum mengungkapkan siapa sebenarnya penembak mati Bripka Sukardi pada Selasa malam. Sejauh ini, Kepolisian baru mengeluarkan indikasi bahwa penembak itu adalah orang yang terlatih.

"IPW menilai, sebenarnya jajaran Kepolisian sudah tahu siapa pelaku penembakan tersebut. Tapi sepertinya mereka masih takut untuk mengungkapkannya," ungkap Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S. Pane, kepada Rakyat Merdeka Online, (Jumat, 13/9).

Menurut Neta, penembakan terhadap Bripka Sukardi ini seperti kasus penyerbuan Lapas Cebongan, Yogyakarta Maret lalu. Polisi sejak awal sudah tahu persis siapa menembak mati empat narapidana di Lapas tersebut. Tapi mereka takut mengungkapkan dan kemudian mengkambinghitamkan teroris. Penyerbu Lapas Cebongan sendiri akhirnya terungkap ternyata sejumlah anggota Kopassus.


"Untuk itu IPW berharap, Polisi mau bersikap profesional untuk segera mengungkap kasus penembakan di depan gedung KPK itu secara terang benderang tanpa dibayangi rasa takut dan khawatir," ungkap Neta.

Sikap Polisi yang tidak segera mengungkap kasus itu secara cepat, sambung Neta, hanya akan membuat kasus-kasus penembakan akan terus terjadi menerjang para Polisi di jalanan.

Kemarin, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Ronny Franky Sompie menegaskan, kelompok terlatih menembak tidak hanya  Polisi dan TNI.

"Yang terlatih tidak hanya TNI dan Polri, orang Perbakin juga terlatih. Bahkan, mereka mengalahkan anggota TNI-Polri. Mereka ada yang menang lomba menembak internasional," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya