Berita

Bara Hasibuan: Publik Harus Memberikan Dukungan Moril bagi Kepolisian

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 14:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua DPP PAN Bara Hasibuan mengajak publik memberikan dukungan moril kepada Kepolisian agar bekerja maksimal mengungkap pelaku penembakan yang kerap terjadi belakangan ini.

Terakhir adalah penembakan yang dialami Bripka Sukardi tadi malam di depan gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan.

"Di tengah upaya lembaga Kepolisian mengungkap dan menangkap para pelaku penembakan, Polisi justru dihadapkan pada resiko menjadi korban tindakan penembakan. Untuk itu, seluruh komponen bangsa harus memberi dukungan moril bagi Kepolisian untuk menuntaskan persoalan ini," kata Bara (Rabu, 11/9).  


Pasalnya, aksi teror dan penembakan terhadap Polisi yang kerap terjadi harus dapat segera diungkap untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat.

"Kasus penembakan terhadap Polisi bisa menyebabkan keresahan bagi publik. Publik khawatir dan resah dalam menjalankan aktifitasnya. Maka sebagai institusi paling depan dalam menangani keamanan, tentu publik menaruh harapan besar kepada Kepolisian untuk segera menuntaskan kasus ini. Semakin cepat kasus-kasus penembakan ini terungkap, otomatis tingkat kepercayaan publik terhadap rasa aman itu sendiri akan meningkat," ujar Bara.

Bara percaya para pejabat tinggi di Kepolisian mampu menunjukan leadershipnya sebagai bagian penting dari penanganan masalah secara tuntas.

Meski begitu, upaya menangkap pelaku penembakan, Bara menyarankan Kepolisian segera melakukan konsolidasi internal dan bekerjasama dengan lembaga lain agar kasus penembakan ini dapat ditangani secara komprehensif.

"Kepolisian bisa mengajak lembaga lain untuk membantu menangani kasus ini. Untuk itu, kepolisian perlu segera melakukan konsolidasi internal," demikian politikus muda ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya