Berita

bripka sukardi/net

Bripka Sukardi Dipepet Sebelum Didor 3 Kali

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 12:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggota Provost Direktorat Polisi Air Bripka Sukardi tewas ditembak di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa (10/9) malam.

Informasi dari saksi, sebelum ditembak, Bripka Sukardi, ada sepeda motor yang memepet motor korban. Setelah itu, pengendara motor itu menembak korban sehingga jatuh.

"Kemudian dilanjutkan dengan penembakan kedua dan ketiga, akhirnya korban tewas di tempat," kata Kebid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, di Jakarta, Rabu (Rabu, 11/9).


Rikwanto menambahkan bahwa KPK mempersilakan polisi untuk mengakses rekaman closed circuit television (CCTV) di sepanjang Jl HR Rasuna Said yang memungkinkan melihat pelaku sebelum dan setelah penembakan.

"Korban mendapatkan luka tembak di dada, perut dan bahu dan saat ini korban sudah divisum, rencananya jenazah siang ini akan dimakamkan di Rawamangun Jakarta Timur di dekat rumah keluarga," jelas Rikwanto.

Rikwanto mengungkapkan hal tersebut di Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat tim gegana mengolah TKP untuk mencari proyektil. "Dalam olah TKP kami temukan 3 selongsong peluru, 1 bullet, dari selongsong kami bisa pastikan jenis senjatanya adalah pistol," ungkap Rikwanto.

Namun polisi belum dapat memastikan hal tersebut merupakan perbuatan teror.

"Olah TKP masih terus dilaksanakan, terkait dengan sudut tembakan, di mana kira-kira proyektil yang lainnya, untuk motif, kami belum bisa menggambarkan yang jelas ini perbuatan teror, untuk motif lain, senjata yang bersangkutan diambil oleh pelaku," ungkap Rikwanto seperti dikutip dari Antara.

Pada pukul 11.00 WIB, KPK sudah membuka garis polisi di TKP dan membolehkan kendaraan melewati jalur lambat di Jl. HR Rasuna Said. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya