Berita

Megawati Soekarnoputri/net

Belum Putuskan Capres, PDIP Masih Intip Kekuatan Lawan

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 09:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

PDI Perjuangan sedang membaca kekuatan partai lain sebagai lawan dalam Pemilihan Umum 2014 mendatang. Karena itulah pada Rakernas kemarin, partai banteng itu belum juga memutuskan siapa calon presiden yang akan diusung.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

"Kita bisa sebut yang benar sudah final (sebagai capres) tentu adalah Prabowo Subianto. Tapi di luar itu, Pak JK, Pak Mahfud MD termasuk ARB sekalipun belum tentu jadi capres. Bisa saja mereka realistis dan mematangkan diri sebagai kandidat RI 2. Ini akan mengubah peta kekuatan konfigurasi jelang 2014," jelas Gun Gun.


Terlebih, sambung Gun Gun, PDIP harus membaca pergerakan partai papan tengah yang akan menjadi penentu pemenang Pemilu.

"Maksud saya, ketika perolehan suara PDIP tidak mencapai terget ideal mereka 27 persen suara sah nasional, misalnya hanya 18, 19 atau 20 persen, maka harus ada koalisi terbatas dengan partai-partai lain," ungkapnya.

Partai yang potensi untuk diajak koalisi, menurut Gun Gun, tentu  bukan Gerindra, Hanura, dan Demokrat. Tapi, katanya lagi, yang mungkin untuk digandeng adalah partai papan tengah. Seperti PPP, PKB, PAN dan PKS.

"Kalau misalnya Mahfud MD menjadi orang yang membawa gerbong partai papan tengah, tentu akan dibaca sebagai potensi dari PDIP untuk memasangkan Jokowi dengan cawapres dari partai tengah sebagai bagian dari koalisi strategis," ungkapnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya