Berita

bripka sukardi/rmol

Hukum

Inilah Kronologi Penembakan Bripka Sukardi yang Terekam CCTV KPK

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 | 04:47 WIB | LAPORAN:

Bripka Sukardi ditembak di dekat depan pintu masuk Kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Korban tewas ditembak tiga kali oleh dua pelaku berbeda.

Begitu informasi yang diperoleh Rakyat Merdeka Online dari petugas KPK yang menyaksikan pemutaran rekaman CCTV KPK, Rabu (11/9).

Berikut kronologi penembakan Bripka Sukardi sebagaimana terekam dalam CCTV KPK:


Bripka Sukardi mengendarai motor Honda Supra 125 R warna hitam bergaris merah bernomor polisi B 6671 TXL, sekitar pukul 22.15 WIB. Posisi Bripka Sukardi tepat di depan konvoi pararel 6 truk kontainer pengangkut kayu dan besi di jalur lambat menuju arah Mampang, dekat depan pintu masuk Kantor KPK.

Di sebelah kanan, di jalur yang sama, ada sebuah motor Supra dengan pengendara mengenakan baju merah berhenti di depan Kantor KPK. Dari arah belakang, kembali menyalip dua motor bebek lagi. Satu motor boncengan dan satu motor berpenumpang satu orang.

Saat motor bebek yang boncengan menyalip, mereka menembakkan peluru ke arah Bripka Sukardi sebanyak dua kali. Saat itulah Bripka Sukardi terjatuh tetapi masih bernafas dan menggerakkan anggota tubuhnya, dengan posisi terlentang dan mengucur darah dari tengah dada dan perut. 

Mobil kontainer berhenti tapi pengendara tak berani turun. 

 Pengendara motor yang pertama, yang berhenti di depan KPK mengenakan baju merah, turun dari motor dengan santai dan berjalan menghampiri Bripka Sukardi. Dia menembak ke arah dada Bripka Sukardi dari jarak dekat seraya mengambil pistol milik Bripka Sukardi. Pelaku kemudian berjalan ke arah motor lalu bergegas melarikan diri dengan dua motor lainnya. 

Dari arah belakang datang seorang perempuan memakai helm putih mengendarai motor Mio warna merah. Dia berhenti di depan Kantor KPK dan berteriak ke arah satpam KPK, "Polisi. Polisi ketembak," sambil menunjuk ke arah Bripka Sukardi yang tergeletak di jalan.

Sejumlah satpam KPK langsung menghampiri Bripka Sukardi dan berkata ke perempuan itu "Kejar.. Kejar.." Tapi perempuan itu panik dan langsung membawa motor dan pergi. Satpam KPK menelpon polisi, lalu 5 menit kemudian Polisi datang ke TKP.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya