Berita

AHMAD FUAD RAHMANY/ANTARA

Hukum

Fuad Rahmany:Tak Wajar Pegawai Pajak Punya Mobil Mewah

SELASA, 10 SEPTEMBER 2013 | 14:09 WIB | LAPORAN:

Direktur Jenderal Pajak Ahmad Fuad Rahmany menegaskan bahwa tidaklah wajar bila seorang pegawai pajak memiliki mobil mewah dan harta yang melebihi pendapatannya.

"Nggak wajar itu," kata Fuad usai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (10/9).

Fuad pun memberikan kebebasan kepada KPK untuk menelusuri dan menangkap pegawai bahkan pimpinan Dirjen jika memang terbukti memiliki harta yang tidak wajar.


"Buktiin aja dulu. Nah kalau dia itu (terbukti korupsi), tangkap aja," tekan Fuad.

Kasus Gayus Tambunan dan Dhana Widyatmika adalah dua contoh kasus korupsi yang besar yang terjadi di direktorat pajak.
Gayus yang dijerat Pasal 5 Ayat 2, Pasal 11, dan Pasal 12 UU 31 Tahun 1999 tentang Tipikor serta Pasal 3 UU 15/2002 tentang Pencucian Uang terbukti menerima suap senilai Rp 925 juta dari Roberto Santonius, konsultan PT Metropolitan Retailmart terkait pengurusan keberatan pajak. Selain itu, Gayus juga terbukti menerima gratifikasi berupa uang sebesar 659.800 Dolar AS dan 9,6 juta Dolar Singapura selama menjadi pegawai Ditjen Pajak. Uang itu disimpan di safe deposit box di Bank Mandiri Kelapa Gading.

Gayus juga dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang. Kekayaannya sebanyak Rp 925 juta, 3,5 juta Dolar AS, 659.800 Dolar AS, 9,6 juta Dolar Singapura, dan 31 keping logam mulai masing-masing 100 gram terbukti berasal dari tindak pidana.

Sedangkan, Dhana Widyatmika yang juga ditahan Kejaksaan Agung sebagai tersangka kasus korupsi, pada 2 Maret 2012. Ia bersama istrinya, Dian Anggraeni, yang juga pegawai Direktorat Jenderal Pajak, disebut-sebut memiliki rekening berisi duit Rp 60 miliar. Uang itu konon kabarnya tersimpan pada sejumlah rekening di 18 bank dalam bentuk rupiah dan dolar. Keterangan itu tak terbukti di pengadilan. Dhana sendiri divonis 10 tahun penjara di tingkat banding.[wid]



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya