Berita

FUAD RAHMANY/NET

Hukum

CENTURYGATE

Dirjen Pajak Fuad Rahmany Diinterogasi Penyidik KPK

SELASA, 10 SEPTEMBER 2013 | 10:59 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Pajak Ahmad Fuad Rahmany terkait kasus dugaan korupsi pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Fuad diperiksa karena keterangannya dibutuhkan oleh tim penyidik untuk melengkapi berkas Budi Mulya yang telah ditetapkan jadi tersangka dalam kasus merugikan uang negara sebesar Rp 6,7 triliun.

"Saya diperiksa pokoknya soal kasus Century untuk Pak Budi," ujar Fuad di gedung KPK, sesaat lalu (Selasa, 10/9).


Fuad yang mengenakan batik cokelat lengan pendek itu, tiba di gedung pimpinan Abraham Samad Cs itu pada pukl 09.50 WIB. Ia yang diberondong pertanyaan oleh wartawan terus berkilah.

"Ya sudah, sudah aku nggak tahu. Aku kan cuma diminta memberi keterangan aja, Ini kan beberapa orang dipanggil untuk memnerikan keterangan. Saya nggak tahu. Nanti setelah itu saya jelasin lagi," ujar Fuad yang langsung bergegas masuk ke lobi gedung KPK.

Masih dalam kasus yang sama, selain Fuad tim penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan ketua Pengurus Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI, Noor Rochmah.

Sejauh ini , KPK telah menetapkan Budi Mulya yang mantan Gubernur BI bidang pengelolaan Moneter sebagai tersangka. Kemudian Siti Fadjiah, mantan Deputi BI bidang pengawasan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas cairnya aliran dana talangan Rp 6,7 triliun ke Bank Century.

Keduanya diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai Bank gagal berdampak sistemik.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya