Berita

PRAMONO EDHIE WIBOWO/net

Jenderal Pramono Didukung Cikeas, Bukti Calon Lain hanya Penggembira

SELASA, 10 SEPTEMBER 2013 | 07:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penegasan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo kemarin dalam jumpa pers, bahwa dirinya didukung keluarga Presiden SBY diacungi jempol.

Penegasan itu juga semakin memperjelas bahwa dirinyalah yang akan keluar sebagai pemenang konvensi capres.

"Orang bisa menafsirkan berbeda-beda terhadap statemen tersebut. Saya sejak awal yang menganggap audisi PD adalah ajang bagi mantan KASAD untuk tampil sebagai capres, makin yakin bahwa beliaulah yang memang digadang-gadang menjadi unggulan dan akhirnya memenanginya," ujar pengamat politik senior AS Hikam (Selasa, 10/9).


Konvensi capres ini diikuti oleh 11 peserta. Karena itu menurut Hikam, 10 calon lainnya hanya pelengkap. Karena pemenangnya sudah bisa ditebak, yaitu Pramono yang merupakan ipar SBY tersebut.

"Yang lain cuma penggembira belaka, termasuk para tokoh dari dalam dan dari luar PD. Bravo Pak Pram! Lebih baik terbuka ketimbang mbulet seperti para elit PD lainnya," ungkap Hikam.

Hikam sendiri memuji penegasan mantan Danjen Kopassus itu. Penegasan soal adanya dukungan dari keluarga Cikeas ini mengingatkan Hikam saat Pramono menanggapi penyerangan Lapas Cebongan oleh oknum Kopassus saat masih menjabat KSAD.

"Bukan Jend (Pur) Pramono Edhi Wibowo (PEW) namanya kalau tidak tegas dan berani terbuka. Ingat ketika kasus Cebongan masih pada masa awal, dimana pihak elite TNI masih sangat berhati-hati dan irit statemen. PEW-lah yang tegas mengatakan bahwa kasus penembakan tahanan oleh oknum Kopassus itu harus diusut tuntas dan dibawa ke ranah hukum dengan terbuka," imbuh Hikam.

"Kini saat elite Partai Demokrat mbulet tentang konvensi atau audisi Capres, maka PEW pun bikin statemen yang terang-terangan. Yaitu bahwa beliau memang didukung keluarga Cikeas dalam kiprah tersebut," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya