Berita

foto: net

Hukum

Kompolnas Diminta Buka Tiga Calon Kapolri Pemilik Rekening Gendut

SENIN, 09 SEPTEMBER 2013 | 22:34 WIB | LAPORAN:

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dimintai untuk mengumumkan tiga nama calon Kapolri, yang diduga terindikasi memiliki rekening gendut.

Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala sebelumnya mengungkapkan, pihaknya sudah mengantongi tiga nama pengganti Jenderal Timur Pradopo tersebut.

Untuk itu, Sekjen Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP), Didi Supriyanto meminta agar Kompolnas terbuka. Pasalnya, Kapolri terpilih bukan dari orang yang bermasalah.


"Harus terbuka, karena itu salah satu fungsi dibentuknya Kompolnas," terang Didi, yang juga caleg dari Partai Amanat Nasional itu kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (9/9).

Menurut Didi, diantara fungsi dibentuknya Kompolnas adalah, selain mengawasi kepolisian, juga untuk menyampaikan kepada publik keberadaan yang sebenarnya di internal polri.

Adrianus Meliala mengatakan, tiga nama dari tujuh calon Kapolri telah dilaporkan kepada Presiden SBY. Naun Adrianus enggan menyebut nama tiga calon Kapolri dimaksudnya itu.

Kompolnas, lanjutnya, berharap sepulang presiden dari kunjungan kerjanya di Rusia dapat segera menentukan nama calon kapolri untuk diberikan ke DPR.

Selama dua pekan dalam bulan Juli lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa LHKPN miliki sembilan calon Kapolri. Kesembilan calon kapolri tersebut adalah Komjen Anang Iskandar, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Sutarman, Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Wakil Kepala Badan Reserse Inspektur Jenderal Anas Yusuf, dan Asisten Operasi Kapolri Irjen Badrudin Haiti.

Kemudian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayu Seno, Kapolda Bali Irjen Pol Drs Arif Wachjunadi, Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya Kadiv TI Polri, dan mantan Kepala Divisi Humas Markas Besar (Mabes) Polri Irjen Polisi Saud Usman Nasution. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya