Berita

AHMAD FATHANAH/NET

Hukum

PT PKS Dibentuk untuk Gaet Proyek Kementan

SENIN, 09 SEPTEMBER 2013 | 15:41 WIB | LAPORAN:

Ahmad Fathanah pernah mendirikan PT Prima Karsa Sejahtera (PKS). Komisaris utama di perusahaan itu adalah putri dari bekas Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, Hudzaifah Luthfi.

Direktur PT Green Life Bioscience, Billy Gan, menyatakan perusahaan ini dibentuk Fathanah untuk mengejar proyek-proyek yang berada di Departemen Pertanian.

"Pak Ahmad saat itu bilang, perusahaan akan bisa mendapatkan proyek di Deptan," kata Billy Gan saat bersaksi dalam sidang Ahmad Fathanah di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (9/9)


Billy Gan adalah pria yang digandeng Fathanah membuat PT PKS. Menurut dia, Fathanah menjadikan Hudzaifah sebagai Komisaris Utama PT PKS karena melihat figur Luthfi. Sementara Fathanah di perusahaan itu hanya menjabat sebagai komisaris.

"Pak Ahmad saat itu bilang ya karena Hudzaifah Luthfi itu anak Pak Luthfi," demikian Billy.

Dalam kasus ini, Ahmad Fathanah didakwa turut serta atau bersama-sama dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, menerima suap Rp1,3 miliar dari Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elizabeth Liman. Uang itu diduga bagian dari 40 miliar yang dijanjikan Maria Elizabeth dan diserahkan melalui Direktur PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi.
 
Fathanah alias Olong diduga menerima suap agar menggerakkan Luthfi Hasan Ishaap selaku anggota DPR dan Presiden PKS menggerakkan pejabat Kementan yang dipimpin Suswono merekondasikan penambahan kuota impor daging sapi yang dipesan Grup PT Indoguna Utama.
 
Selain itu, Fathanah juga didakwa Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang. Kolega mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, itu diduga telah menyamarkan aset-aset miliknya yang disinyalir berasal dari tindak pidana korupsi. Aset yang disinyalir disamarkan Fathanah mencapai Rp34,7 miliar dan USD 89,321. Fathanah menyamarkan aset-asetnya tersebut antara lain dengan membelikan sejumlah rumah, sejumlah mobil, sejumlah perhiasan dan pembayaran tiket pasawat.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya