Berita

Benjamin Netanyahu/net

Netanyahu Tak Terkesan dengan Ucapan "Selamat Tahun Baru Yahudi" Presiden Iran

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2013 | 13:21 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ucapan Selamat Tahun Baru Yahudi yang disampaikan Presiden Iran, Hassan Rouhanni, di jejaring sosial Twitter pada Rabu (4/9), nampaknya tidak disambut baik oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam (7/9), bahwa ia sama sekali tidak terkesan dengan ucapan tersebut.

"Rezim Iran akan dinilai hanya dengan tindakan dan bukan ucapan selamat," kata Netanyahu, sebagaimana dilansir New York Times (Minggu, 8/9).


Dia menambahkan bahwa salam (ucapan selamat) tersebut hanya bertujuan untuk mengalihkan perhatian dari fakta yang ada.

Meskipun Rouhani dianggap sebagai ulama moderat, lanjut Netanyahu, namun nyatanya ia terus memperkaya uranium dan membangun reaktor plutonium untuk tujuan mengembangkan senjata nuklir yang akan mengancam negara Israel dan seluruh dunia.

"Masyarakat internasional seharusnya tidak terjebak dalam ilusi. Melainkan harus menuntut tindakan dan bukan kata-kata," Netanyahu menambahkan.

Dalam pernyataan itu, ia juga menuntut kembali permintaannya mengenai program nuklir Iran. "Iran harus berhenti memperkaya uranium, menghapus uranium yang
diperkaya dari wilayahnya dan membongkar reaktor di Qum," tandasnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya